Jakarta, PONTAS.ID – Program Inovatif dan Kreatif melalui Kolaborasi Nusantara Badan Ekonomi Kreatif (IKKON-Bekraf) 2019 kembali digulirkan. Program ini terus menggeliat gerakkan ekonomi kreatif/ekraf lokal.
IKKON 2019 membidik bidang profesi seperti desainer interior, desainer komunikasi visual, desainer produk, desainer mode, desainer tekstil, dan arsitek. Sedangkan profesi lain adalah koreografer, etnomusikolog, ahli kuliner, fotografer, videografer, antropolog, dan pengembang bisnis.
“Para pegiat ekraf di kota besar seperti Jakarta jangan juga melupakan kawan-kawannya yang di daerah. Di sinilah perlunya kolaborasi,” ucap Kepala Bekraf, Triawan Munaf di Jakarta, saat memperkenalkan para pegiat IKKON (28/6).
IKKON yang telah berjalan sejak 2016, tahun ini sasar 5 kota, yaitu Kabupaten Aceh Utara, Aceh; Kota Tanjung Pinang, Kepulauan Riau; Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat; Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur; dan Kota Tomohon di Sulawesi Utara.
“Kita harus bisa memanfaatkan potensi lokal untuk menjadi modal, dalam IKKON ini kami menggunakan konsep live-in, atau bisa disebut istilah milenialnya artist in residence, pelaku kreatif yang berbasis urban. Kolaborasi merupakan kata kunci dari kegiatan ini, dengan adanya dikotomi urban dan rural justru kita menjadi kaya,” jelas Triawan.
Penulis: Abriyanto
Editor: Pahala Simanjuntak




























