ICINC EXPO(RT) Pamerkan Produk Ekonomi Kreatif Unggulan Nasional

Jakarta, PONTAS.IDSektor industri kreatif atau Indonesia Creative Incorporated ICINC EXPO(RT)  untuk pertama kalinya ikut ditampilkan dalam event perdagangan internasional Trade Expo Indonesia (TEI) pada 16-20 Oktober 2019 yang digelar di Indonesia Convention Exhibition (ICE) Bumi Serpong Damai (BSD), Tangerang, Banten, 16 s.d 20 Oktober 2019.

ICINC EXPO(RT) adalah acara perdagangan bisnis internasional untuk memamerkan produk-produk unggulan industri ekonomi kreatif Indonesia.

Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), Triawan Munaf, mengatakan, ada lebih dari 80 merek ekonomi kreatif yang berpartisipasi di ICINC EXPO(RT), Trade Expo Indonesia 2019 kali ini.

“Untuk pertama kalinya di TEI 2019 ini, BEKRAF akan menampilkan sudut Techlyfe di mana pembeli dapat bertemu dengan perusahaan inovasi, startup, pengembang game, dan publisher. Tentunya, semua pelaku kreatif ini sudah siap masuk ekosistem pasar global,” kata Triawan Munaf, di ICE BSD, Rabu (16/10/2019).

Sebelumnya, Triawan menyebutkan bahwa kontribusi industri kreatif terhadap produk domestik bruto (PDB) 2018 mencapai Rp1.105 triliun yang bersumber dari 16 bidang di antaranya fesyen, kuliner, kriya, dan arsitektur.

“Kontribusi sektor industri kreatif sebesar Rp1.105 triliun itu mengalami peningkatan sebesar Rp 305 triliun dibandingkan pencapaian 2017 sebesar Rp700 triliun,” tuturnya.

Ia pun mengatakan, untuk mewujudkan ekonomi kreatif diperlukan peranan daerah. Terlebih, sekarang sudah ada UU tentang ekonomi kreatif dan juga Perpres Nomor 142 tahun 2018 tentang Rencana Induk Pengembangan Ekonomi Kreatif Nasional.

“Kita juga sudah memiliki satu konferensi dunia yang diinsiasi oleh Indonesia, yaitu World Conference on Creative Economy, yang sekaligus diakui oleh PBB. Dengan ini semua kita bisa menancapkan kepemimpinan kita di ekonomi kreatif di dunia,” katanya.

“Jadi, kita harus optimis. Kita harus gerakkan ekonomi kreatif ini dengan masif dan cepat di seluruh Indonesia,” tuturnya.

Sebagai informasi, dalam ajang kali ini, Bekraf membawa berbagai produk dan jasa terbaik ekonomi kreatif, seperti Fashion District, Crafts House, Design Hub, dan Culinary Zone. Di Culinary Zone, akan ada Coffee Showcase dan pertunjukan barista dari merek kopi yang dikuratori di Indonesia.

Triawan mengatakan, selain menghadirkan ICINC EXPO(RT), Bekraf juga meluncurkan buku direktory atau panduan bagi para pelaku ekonomi kreatif yang sudah siap memasarkan produk dan layanannya ke pasar internasional.

“Kali ini, Bekraf meluncurkan tiga buku ICINC untuk sub sektor kuliner, kriya dan fesyen. Ketigabelas sub sektor ekonomi kreatif lainnya pun akan memiliki buku direktory-nya masing-masing,” tandas Triawan.

Di kesempatan yang sama, Deputi Pemasaran Bekraf Joshua Pudji Mulia Simanjuntak, mengatakan, dalam menyusun buku direktori ICINC For You, Bekraf dan konsultan menggunakan metode workshop dengan perspektif Human Centered Design. Hal ini diimplementasikan dengan pembuatan workshop utama. Setiap perwakilan dari keenambelas sub-sektor ekonomi kreatif Bekraf pun turut berpartisipasi dalam workshop tersebut.

“Dengan menggunakan metode ini, kami mendapatkan berbagai rekomendasi serta data-data baru yang kami tuangkan bersama BEKRAF di buku direktori ICINC- For You,” tutur Joshua.

Dia menambahkan, buku ICINC – For You ini nantinya tidak hanya akan disebarkan di dalam negeri saja, tetapi juga akan disebarkan ke luar negeri dan dapat diunduh di situs www.bekraf.go.id. Kemudian, Bekraf juga akan merilis buku direktori lainnya untuk seluruh sub-sektor ekonomi kreatif yang dinaungi.

Penulis: Riana

Editor: Stevanny

Previous articleKebut Pelayanan, Dukcapil Jakut Gelar Biduk di Tugu Selatan
Next articleDiikuti 120 Negara, Mendag Targetkan 35.000 Transaksi di TEI 2019