Bantu Pelaku Ekraf Akses Permodalan Perbankan, Bekraf Gelar Business Matching

Sharia Banking for Business Matching

Jakarta, PONTAS.ID – Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) kembali mempertemukan pelaku ekonomi kreatif (ekraf) dengan perbankan syariah pada Sharia Banking for Business Matching. Bekraf menggelar acara ini di Sinar Sport Hotel Bengkulu. 200 pelaku ekraf dan tiga perbankan syariah menghadiri business matching ini.

“Salah satu tugas Bekraf adalah memberikan akses permodalan kepada pelaku ekraf. Business matching ini bukan hanya meningkatkan pengetahuan tentang pembiayaan perbankan syariah, tetapi juga memfasilitasi pelaku ekraf berinteraksi langsung dengan perbankan syariah. Dengan harapan, semakin banyak pelaku ekraf bisa mengakses pembiayaan perbankan syariah untuk mengembangkan usaha,” kata Kasubdit Perbankan Syariah Bekraf, Yuke Sri Rahayu dalam rilis yang diterima PONTAS.id, Jakarta, Senin, (14/5/18).

Acara yang dibuka oleh Anggota Komisi X DPR RI, Dewi Coryati, menghadirkan deretan pembicara yang berkualitas. Kepala Kantor Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Bengkulu, Endang Kurnia Saputra menginformasikan perkembangan ekraf di daerahnya, Kepala Grup Bisnis Mikro BRI Syariah, Cahyo Wisnu Prabowo menjelaskan pembiayaan perbankan syariah serta persyaratan mengaksesnya, dan pelaku ekraf sukses, owner Indah Mutiara Lombok, Indah Purwanti Ningsih yang menceritakan perjalanan bisnis miliknya hingga sukses. Harapannya, cerita sukses Indah mampu memotivasi pelaku ekraf lainnya untuk terus mengembangkan bisnis.

Untuk business matching, Bekraf mengundang Bank Negara Indonesia (BNI) Syariah, Bank Rakyat Indonesia (BRI) Syariah, dan Bank Syariah Mandiri. Perbankan syariah ini bertemu langsung dengan pelaku ekraf pada booth yang telah disiapkan Bekraf. Pelaku ekraf bisa mengajukan proposal pembiayaan perbankan syariah pada business matching ini.

200 pelaku ekraf yang hadir adalah pelaku ekraf dari 16 sub sektor ekraf yang memiliki brand dan sudah memiliki usaha selama setahun. Sehingga, peluang mereka lebih besar dalam mendapatkan pembiayaan perbankan syariah.

Previous articleKemenperin: Melalui Pendidikan Vokasi TKA Dapat Diatasi
Next articleInggris, Amerika Serikat, dan Australia Mengeluarkan Travel Advice

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here