Pedagang Tuding ada Permainan Harga Bawang Putih Lewat Kemendag

Bawang Putih Impor.

Jakarta, PONTAS.ID – Pelaku pasar keluhkan harga bawang yang melonjak hingga Rp80 ribu per kilogram pada awal bulan ramdhan 2019 ini.

Salah satu pedagang bawang di Pasar Induk Kramat Jati, Anas Sarni, menyatakan pihaknya merasa dirugikan dengan kenaikan harga bawang putih yang melonjak.

“Sudah ada kemelut harga (bawang putih) telah mencapai Rp80 ribu. Hingga Kementan mengadakan operasi pasar di seluruh DKI Jakarta. Tapi operasi pasar sangat memberatkan bagi kami pedagang,” kata Anas saat di gedung Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU), Jakarta Pusat, Rabu (15/4/2019).

Dirinya menilai, operasi pasar yang dilakukan di seluruh pasar kecil DKI dapat memotong mata rantai dari pasar ke konsumen langsung.

Selain itu, dirinya menuturkan adanya persaingan harga yang tidak sehat yang diatur lewat kementrian perdagangan. Pasalnya, importir menjual bawang dengan harga Rp20 ribu per kilogram kepada pasar modern, sementara pedagang pasar dibandrol harga Rp25 ribu. “Jadi supermarket bisa jual murah, tapi kami masih tetap mahal,” ujar Anas.

Selain itu, pedagang yang telah berjualan selama 35 tahun di Pasar Induk Kramat Jati ini menyatakan lambatnya pemerintah dalam menerbitkan rekomendasi impor produk hortikultura (RIPH) dan surat persetujuan impor (SPI) menjadikan stok bawang putih sempat habis di pasaran. Hal itu kemudian memicu kenaikan harga bawang yang semakin menjadi.

“Dari 2013 peraturan RIPH dan SPI menghambat regulasi masuknya bawang putih dari negara asal, Tiongkok ke Indonesia,” tuturnya.

Dirinya mengatakan, kini stok bawang putih di pasaran melimpah ruah. Namun begitu, dengan diadakannya operasi pasar oleh Kementan dan harga di pasar modern yang lebih rendah, pedagang pasar merasa dirugikan.

Untuk itu, pihaknya berharap, KPPU dapat menyelesaikan kisruh harga bawang putih di pasaran sehingga memberikan keuntungan bagi pedagang maupun pembeli.

“Mudah-mudahan dengan adanya laporan ini, KPPU dapat membantu. Mudah-mudahan juga pemerintah berpihak kepada kami,” tukas Anas

Penulis: Hartono

Editor: Idul HM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here