Jakarta, PONTAS.ID – Densus 88/Anti Teror kembali terpaksa menembak mati satu tersangka tambahan terkait kelompok terduga teroris Jamaah Ansharu Daulah (JAD) Lampung. Total ada tujuh orang yang ditangkap hidup dan mati sejak kemarin di bekasi, Sabtu (4/5).
“Hari ini ada penangkapan jaringan mereka sebanyak empat orang, di mana satu orang di antaranya diambil tindakan tegas terukur karena membahayakan keselamatan anggota sehingga pelaku meninggal,” kata Karo Penmas Polri Brigjen Dedi Prasetyo Minggu (5/5/2019).
Terduga teroris yang ditembak mati itu adalah T (35 tahun). Lokasinya di Cluster The California, Jatikramat, Jati Asih, Kota Bekasi. Dia melakukan perlawanan dengan cara akan melempar bom ke arah anggota. Tersangka ditembak dan bom meledak sehingga pelaku meninggal di tempat.
Seperti diberitakan mereka berencana menyerang polisi dalam rangkaian pengamanan pemilu. Jaringan JAD Lampung ini terkait dengan bom di Sibolga, Sumatera Utara Maret lalu.
Juga terkait dengan jaringan di Klaten, Jawa Tengah. Mereka diketahui merupakan jaringan teroris paling aktif saat ini.
Tiga orang yang dibekuk di Bekasi dan Tegal pada Sabtu (4/5/2019) kemarin adalah SL, 34, yang ditangkap di Jln. Pondok Ungu Permai Sektor V, Bahagia, Babelan, Bekasi
Lalu ada AN, 20, yang ditangkap di Jalan Keramat Kedongdong, Mangun Jaya, Tambun Selatan, Bekasi dan MC, 28, dibekuk di Mintaragen, Tegal Timur. Mereka bertiga berperan menyembunyikan DPO JAD Lampung bernama Solihin.
Penulis: Hartono
Editor: Idul HM
























