BNI Syariah Incar Pasar Milenial Lewat Abipraya Properti Vaganza

Jakarta, PONTAS.ID – BNI Syariah mulai meningkatkan  pembiayaan perumahan untuk pasar milenial. Hal ini ditunjukkan dengan partisipasi BNI Syariah dalam Abipraya Properti Vaganza, BUMN Properti Expo 2019.

Acara ini digelar untuk memperingati HUT Kementerian BUMN ke-21. Bertempat di The Synergy Lounge Lantai 3 Gedung Kementerian BUMN, acara ini dihadiri oleh perwakilan segenap perbankan, Kementerian BUMN, dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Hadir dalam acara ini, Direktur Utama BNI Syariah, Abdullah Firman Wibowo; Direktur Utama PT Brantas Abipraya, Bambang Marsono; Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR, Khalawi Abdul Hamid; dan Deputi Bidang Restrukturisasi dan Pengembangan Usaha Kementerian BUMN, Aloysius Kiik Ro.

Acara Abipraya Properti Vaganza kali ini mengambil tema ‘Generasi Millenial Hebat Punya Rumah’. Terkait tema ini, pemerintah mengoptimalkan sinergi BUMN untuk perumahan rakyat.  Sinergi ini salah satunya dilakukan dalam program perumahan dengan DP 0 persen.

Saat ini, tercatat 70 persen dari generasi milenial di Indonesia masih belum mempunyai rumah. Dalam event ini, BNI Syariah menawarkan solusi yang Hasanah bagi generasi millenial yang ingin memiliki rumah.

Direktur Utama BNI Syariah, Abdullah Firman Wibowo berharap melalui pembiayaan Griya IB Hasanah generasi muda bisa lebih cepat memiliki rumah idaman yang nyaman dan tentram sesuai prinsip syariah.

“Kami, mempunyai program 4B, diantaranya adalah bebas provisi, bebas administrasi, bebas penalti dan bebas taksasi,” kata Firman dalam siaran pers BNI Syariah, Selasa (16/4/2019).

Untuk itu, Firman mendorong masyarakat terutama generasi muda agar tidak takut untuk membeli rumah. Dalam acara ini, BNI Syariah juga melakukan akad kredit kolektif, melanjutkan kerjasama BNI Syariah dengan Brantas Abipraya pada Februari 2019.

Dari akad kredit kolektif tersebut, BNI Syariah mencatat total plafon sebesar 2,1 miliar rupiah dari 5 nasabah pertama untuk pembiayaan rumah proyek Abipraya. Sampai akhir tahun dari kerjasama BNI Syariah dengan Abipraya Properti ditargetkan bisa mencatatkan total pembiayaan 10 sampai 15 miliar rupiah, dari total 220 unit rumah yang tersedia untuk dijual.

Nasabah pembiayaan ini memiliki plafon antara 290 hingga 430 juta rupiah, dan tenor 108 hingga 168 bulan. Proyek perumahan berlokasi di Arya Green Tajurhalang yang merupakan proyek Brantas Abipraya.

Penulis: Risman Afriada
Editor: Idul HM

Previous articleJelang Pemilu, Ketua MPR: Semoga Berlangsung Damai dan Luber Jurdil
Next articleBawaslu Perintahkan KPU Gelar Pemilu Ulang di Sydney