
Tebingtinggi, PONTAS.ID – Untuk mempersiapkan pengamanan Pemilu serentak yang akan berlangsung Rabu, 17 April mendatang 2019, sebanyak 359 personil Polres Tebingtinggi dibantu 300 pasukan cadangan dari Brimob Detasemen B dan TNI AD. Pasukan gaungan ini akan diterjunkan di seluruh tempat pemungutan suara (TPS) yang berada di wilayah hukum Polres Tebingtinggi.
Hal itu disampaikan Kapolres Tebingtinggi AKBP Sunadi, saat gelar Apel Simulasi persiapan pengamanan Pemilu 2019 yang berada di wilayah hukum Polres Tebingtinggi, di Lapangan Sat Shabara Polres Tebingtinggi, Jumat (5/4/2019).
Pelaksanaan simulasi pengamanan TPS dilaksanakan bertujuan untuk mengetahui tugas pokok dan fungsi serta peranan personil Kepolisian yang akan diterjunkan dalam mengamankan pelaksanaan Pemilu 2019 mendatang.
“Untuk memastikan apa tindakan yang boleh dilakukan serta apa yang tidak boleh dilakukan, di TPS saat berlangsungnya pergelaran pesta demokrasi bagi seluruh rakyat Indonesia,” terang Sunadi.
Jelas AKBP Sunadi lagi, Polres Tebingtinggi mempunyai wilayah hukum mencakup Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), seperti Polsek Tebingtinggi, Polsek Bandar Khalipah, Polsek Sipispis dan Polsek Dolok Merawan, “Sedangkan di Kota Tebingtinggi kita mempunyai 3 Polsek, yaitu Polsek Rambutan, Padang Hulu serta Padang Hilir,” jelasnya.
Adapun 359 personil yang disiagakan itu, lanjut Kapolres, diterjunkan untuk mengamankan 1.015. TPS yang ada, “Dan 297 personil sisanya ditempatkan di setiap TPS,” pungkasnya.
Apel simulasi pengamanan pemilu yang dipimpin langsung oleh Kapolres AKBP Sunadi ini dihadiri Kabag Ops AKP Abdul Djalil, Kabag Hukum Kompol M. Sihotang, Kasat Intelkam, Kasat Reskrim, Kasat Shabara, Kasat Lantas , Kasat Narkoba, seluruh Kapolsek sejajaran Polres Tebingtinggi, perwira, bintara dan ASN Polres Tebingtinggi.
Penulis:David Simanjuntak
Editor: Hendrik JS


























