BNI Syariah Kembangkan Pelatihan Manajemen Masjid Kantor

Jakarta, PONTAS.ID – BNI Syariah mengadakan Focus Group Discussion (FGD) ‘Manajemen Masjid Kantor’ dan mengembangkan pelatihan manajemen masjid untuk segmen perkantoran, guna meningkatkan profesionalitas manajemen masjid.

Acara pelatihan yang diikuti oleh pengelola masjid sejumlah perkantoran ini digelar di Jakarta, Rabu (13/3/2019). Melalui acara ini Direktur Utama BNI Syariah, Abdullah Firman Wibowo berharap bisa meningkatkan pengelolaan masjid kantor dalam hal keuangan, organisasi, program dan pengelolaan usaha mandiri masjid.

“Melalui FGD Manajemen Masjid Kantor, kami berharap bisa mencetak takmir-takmir masjid yang profesional yang dapat mengelola masjid kantor secara optimal,” kata Firman dalam siaran pers BNI Syariah, Rabu (13/3/2019).

Acara FGD ini merupakan acara yang pertama kali dilakukan BNI Syariah dengan mengundang pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Kantor. Sebelumnya BNI Syariah telah mengadakan Pelatihan Manajemen Masjid secara umum pada tahun 2018, diikuti oleh 2.284 peserta dan 1.256 masjid di 10 kota di Indonesia, yaitu Banda Aceh, Medan, Padang, Jakarta, Solo, Yogyakarta, Semarang, Surabaya, Makassar dan Bandung.

Tujuan diadakannya FGD ini adalah untuk mempererat silaturahmi antar DKM masjid perkantoran, dan sharing knowledge mengenai pengelolaan masjid.

Selain itu, diharapkan kegiatan ini dapat memberikan gambaran secara menyeluruh mengenai manajemen masjid seperti apa yang dapat diterapkan di masjid perkantoran, sehingga dapat memakmurkan masjid dan lebih jauh lagi mendatangkan keberkahan bagi pengurus masjid dan segenap pegawai.

Kedepannya, BNI Syariah berencana mengadakan FGD serupa untuk masjid di mall atau pusat perbelanjaan. Pada tahun 2019 Program Pelatihan Manajemen Masjid akan dilaksanakan di 20 kota selama bulan Maret sampai dengan Desember 2019, dan melibatkan 4 ribu peserta dan 2 ribu masjid.

Pada pelaksanaan program ini di tahun 2018, BNI Syariah berhasil meningkatkan pertumbuhan jumlah dan volume rekening masjid di seluruh wilayah lokasi pelaksanaan program.

Hal ini menopang portofolio dana pihak ketiga (DPK) BNI Syariah secara keseluruhan di tahun 2018 yang mencapai 35,5 triliun rupiah, tumbuh sebesar 20,82 persen dengan jumlah nasabah mencapai lebih dari 3 juta.

Editor: Risman Septian

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here