Pasrah Tunggu Cawagub, Anies: Sepenuhnya Wewenang Partai

Jakarta, PONTAS.ID – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengaku bahwa hingga hari ini, Senin (11/2/2019) dirinya belum menerima dua nama calon wakil gubernur (cawagub) DKI yang direkomendasikan oleh tim panelis fit and proper test, dari partai politik pengusung.

Dia pun lantas mengaku pasrah dan tak punya pilihan, selain menunggu keputusan dari partai pendukung soal nama cawagub DKI itu. Menurut Anies, peraturan yang berlaku mengamanatkan partai pendukung untuk menunjuk nama pengganti Sandiaga Salahuddin Uno.

“Setuju tidak setuju, suka tidak suka, undang-undangnya mengatakan bahwa kewenangan mengajukan nama gubernur dan wakil gubernur untuk proses penggantian itu ada pada partai pengusung,” kata Anies kepada wartawan di IRTI Monas, Jakarta Pusat, Senin (11/2/2018).

Sebagai pejabat pemerintahan, Anies mengaku hanya bisa mengikuti peraturan yang berlaku tersebut. Anies juga tak mempermasalahkan jika penyerahan nama cawagub DKI dilakukan setelah Pemilihan Presiden (Pilpres) yang akan digelar pada Bulan April 2019 mendatang.

“Jadi ketika partai-partai itu memutuskan untuk mengusulkan sekarang, atau minggu depan, itu menurut ketentuan perundangan sepenuhnya wewenang partai. Saya siap menjalankan perintah undang-undang. Semoga kesepakatan antar partai bisa tuntas,” ujarnya.

Rencananya nama wakil gubernur DKI akan diserahkan hari ini. Namun, sejauh ini Anies mengaku belum mendapatkan nama usulan dari partai pengusung, yakni Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Begitu nama-nama cawagub diserahkan kepadanya, Anies berjanji segera melanjutkan prosesnya.

“Senin ini saya belum terima. Kami menyambut baik bahwa prosesnya sudah berjalan, dan saya siap menyambut begitu ada nama diserahkan kepada Gubernur. Dan begitu ada, kami akan langsung teruskan prosesnya kepada pihak DPRD DKI,” tukas Anies.

Sebelumnya, Ketua Umum DPW PKS DKI, Syakir Purnomo mengatakan bahwa nama cawagub DKI sudah mengerucut ke dua nama, pasca tim panelis merampungkan proses fit and proper test atau uji kepatutan dan kelayakan.

Dua nama cawagub DKI yang lolos fit and proper test tersebut, katanya diserahkan kepada pihak partai pengusung, yakni PKS dan Partai Gerindra pada Hari Jumat (8/2/2019) kemarin. Selanjutnya, dua nama itu nanti akan diserahkan ke Gubernur DKI, Anies Baswedan.

“Rekomendasi (tim panelis) memutuskan dua nama disampaikan kepada pimpinan partai. Selanjutnya pimpinan Gerindra dan PKS DKI Jakarta akan berkirim surat kepada Gubernur, memberikan dua nama itu,” kata Syakir, Senin (11/2/2019).

Salah satu Anggota Tim Panelis Fit and Proper Test Cawagub DKI, Eko Prasodjo juga mengatakan bahwa rekomendasi dua nama itu sudah diserahkan kepada Partai Gerindra dan PKS DKI Jakarta pada Jumat (8/2/2019).

Dua nama itu katanya direkomendasikan berdasarkan hasil rangkaian fit and proper test. Namun, Eko tidak menyebutkan dua nama yang direkomendasikan tim panelis. Keputusan soal dua nama yang akan diajukan katanya tetap berada di tangan Gerindra dan PKS.

“Sudah (diserahkan), dua hari lalu, Jumat. Mungkin bisa hubungi DPW DKI PKS dan Gerindra,” ujar Eko melalui pesan singkat, Minggu (10/2/2019).

Editor: Risman Septian

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here