Minta Kepala Daerah Bakar e-KTP Rusak, DPR: Mendagri Inkonsisten

e-KTP Tercecar

Jakarta, PONTAS.ID – Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo memerintahkan kepada bupati/walikota agar segera menugaskan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) untuk melakukan pemusnahan KTP elektronik yang sudah invalid atau sudah rusak.

Menanggapi hal itu, Anggota Komisi II DPR RI Firman Soebagyo mengaku heran dengan setiap kebijakan diambil oleh Mendagri mengenai persoalan e-KTP.

Firman menuturkan, sebelum ada kejadian kasus pembuangan e-KTP di Duren Sawit, kejadian serupa pernah terjadi di Bogor dan hasilnya mereka mengakui ada kesalahan dalam belum mempunyai SOP untuk mengatasi hal itu.

“Ini kan ada inkonsisten kebijakan semula awalnya e-KTP apabila rusak atau reject dipotong nah sekarang diganti dengan langsung dibakar,” kata Firman saat dihubungi, Senin (17/12/2018).

Politikus Golkar ini menilai sebuah kebijakan yang diterapkan dalam pemerintahan harusnya konsisten dan tidak berubah-ubah. Karena jika setiap kebijakan selalu berubah maka patut dipertanyakan ada apa dalam internal mereka.

“Ini justru menunjukkan ke amburadulan administrasi pemerintahan dan tidak bener. Jangan karena ada muncul persoalan langsung merubah kebijakan ini akibatnya sangat fatal,” ujarnya.

Sebelumnya dalam sebuah edaran Kementerian Dalam Negeri Nomor 470.13/11176/SJ Tentang Penatausahaan KTP-el Rusak atau Invalid yang ditujukan kepada Bupati/Walikota se-indonesia.

Menteri Dalam Negeri meminta seluruh bupati/walikota agar segera menindaklanjuti SE tersebut. SE tersebut diketahui meminta Bupati/Walikota menugaskan jajarannya melakukan pengecekan terhadap KTP-el rusak atau invalid hasil pencetakan massal tahun 2011-2013, yang ada di kelurahan, kecamatan dan kabupaten/kota. Menurutnya, apabila masih ditemukan KTP-el rusak atau invalid, maka dilakukan pencatatan dan segera dimusnahkan dengan cara dibakar.

“Bupati/walikota agar menugaskan jajaran seluruh aparat Dukcapil setempat, camat, dan Satpol PP bergerak serentak di seluruh daerah melakukan pemusnahan KTP-el invalid atau rusak dengan cara dibakar” ujar Mendagri seperti disampaikan Kapuspen Kemendagri dalam keterangan tertulisnya.

Editor: Luki Herdian

Previous articleWiranto Imbau Masyarakat Jaga Persatuan Jelang Pemilu 2019
Next articleViva Yoga: PAN Investigasi Oknum DPW Sumsel Deklarasi Dukung Jokowi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here