Bunuh Diperum Sekeluarga, HS Terancam Hukuman Mati

Jakarta, PONTAS.ID – HS (30) tersangka pembunuhan sekeluarga di Bekasi, mengaku awalnya diminta oleh Diperum Nainggolan untuk datang ke rumah korban.

Tiba di rumah Diperum, pada Senin (12/11/2018) malam, HS sempat berbincang dengan Diperum dan istrinya Maya boru Ambarita (37), sementara kedua anak Diperum Sarah boru Nainggolan (9) dan Arya Nainggolan (7) tidur di kamar.

“Saat itu, HS mengaku sakit hati kepada korban karena sering dihina dan dimarahi, langsung menuju ke belakang rumah tempat menyimpan perabotan dan perkakas,” ungkap Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono di Jakarta Jumat (16/11/2018).

“Tersangka lalu mengambil linggis yang dipukulkan kepada pasangan suami istri Diperum dan Maya,” lanjutnya.

Kemudian, kedua anak korban yang berada di kamar terbangun menanyakan sesuatu, namun dijawab tersangka bahwa kedua orang tuanya sakit.

Bahkan HS sempat membawa kedua anak Diperum dan menidurkan mereka, “Namun akhirnya HS mencekik leher kedua anak itu hingga meninggal dunia,” lanjut Argo.

Usai membunuh, HS kemudian melarikan diri menggunakan kendaraan yang ada di rumah korban menuju kos-kosan tersangka di Cikarang Bekasi Jawa Barat, Selasa (13/11/2018) dinihari.

HS kemudian menyimpan mobil di kos-kosan tersebut lalu kabur menuju kaki Gunung Guntur Garut Jawa Barat yang menjadi pelarian terakhirnya sebelum ditangkap, Rabu (14/11/2018).

Petugas menemukan barang bukti berupa kunci mobil, uang tunai, pakaian korban, serta pakaian pelaku, noda darah pada mobil, dan lainnya.

Argo mengungkapkan HS yang juga masih keluarga dari istri Diperum melakukan aksi seorang diri.

HS terancam hukuman mati karena menghilangkan nyawa empat orang yang merupakan satu keluarga.

Sebelumnya, keberhasilan Polisi menangkap HS, usai menemukan kendaraan milik korban, Nissan X Trail warna silver bernomor B-1075-UOG dalam garasi kos-kosan tersangka di kawasan Cikarang Kabupaten Bekasi.

Penulis: Pahala Simanjuntak
Editor: Hendrik JS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here