LSI: Elektabilitas PDIP Tertinggi di 5 Provinsi Besar

Jakarta, PONTAS.ID – Dari 10 provinsi terbesar di Indonesia yaitu Jawa Barat (Jabar), Jawa Timur (Jatim), Jawa Tengah (Jateng), DKI Jakarta, Banten, Sumatera Utara (Sumut), Sumatera Selatan (Sumsel), Riau, Lampung, dan Sulawesi Selatan (Sulsel), Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) berhasil unggul dengan meraih tingkat elektabilitas tertinggi di 5 provinsi.

Demikian salah satu temuan survei terbaru Lingkaran Survei Indonesia (LSI) pimpinan Denny JA, yang dilaksanakan di 10 provinsi terbesar berdasarkan populasi penduduk atau pemilih, yang dimulai serentak pada tanggal 4 sampai 14 Oktober 2018.

“PDIP berhasil unggul di 5 provinsi besar. Sementara di 5 provinsi lainnya, diungguli oleh 3 partai berbeda, yaitu Partai Gerindra, Partai Golkar dan PKB,” kata Peneliti LSI Denny JA, Adjie Alfaraby saat konferensi pers dikantornya, Jakarta Timur, Jumat (2/11/2018).

Dia lantas memaparkan, untuk Provinsi Jabar, saat ini Partai Gerindra berhasil menempati posisi pertama dukungan partai politik. Dimana elektabilitas partai Gerindra di Provinsi Jawa Barat mencapai 20,2 persen.

Di Provinsi Jatim, dukungan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) bersaing ketat dengan PDIP. Saat ini PKB menempati posisi pertama dengan elektabilitas 21,7 persen. Disusul PDIP dengan dukungan sebesar 21 persen.

“Di Provinsi Jawa Tengah, PDIP makin menegaskan diri bahwa Jawa Tengah adalah ‘kandang banteng’. PDIP menempati posisi pertama dengan elektabilitas 46 persen. Hampir separuh dari pemilih Jawa Tengah memilih PDIP jika Pileg dilaksanakan saat survei dikerjakan,” ujarnya.

Untuk Provinsi Sumut, hasil survei terkini menunjukan bahwa PDIP berhasil menggeser Partai Golkar yang pada pemilu sebelumnya merupakan partai dengan perolehan suara terbanyak. Survei Oktober 2018 menunjukkan dukungan PDIP di Sumut mencapai 28 persen, Golkar hanya memperoleh dukungan sebesar 6,7 persen dan berada di posisi ketiga.

“Di Banten, Gerindra tampil sebagai juara, dengan memperoleh dukungan 26,3 persen. Di Provinsi DKI Jakarta, PDIP masih memuncaki dukungan terbanyak. Saat ini dukungan PDIP di Jakarta mencapai 23,1 persen,” tutur Adjie.

Kemudian di Sulsel, peta dukungan partai politik belum bergeser jauh dari Pileg 2014, dimana Golkar masih menjadi juara dengan dukungan 23,5 persen. Sementara di Lampung, PDIP masih sangat tangguh untuk dilawan partai-partai lain, lantaran masih menempati posisi pertama dukungan terbanyak dengan elektabilitas sebesar 34 persen.

“Persaingan ketat antara PDIP dan Gerindra untuk menduduki posisi pertama perolehan dukungan terjadi di Sumsel. Hasil survei kami menunjukan bahwa dukungan terhadap PDIP sebesar 26,5 persen, sementara dukungan Gerindra sebesar 25,9 persen,” imbuhnya.

Yang terakhir di Provinsi Riau, Partai Gerindra memuncaki dukungan terbanyak dan menggeser Partai Golkar yang sejak pemilu pasca reformasi selalu menjadi pemenang. Survei Oktober 2018 menunjukan bahwa elektabilitas Gerindra mencapai 22,2 persen. Sedangkan elektabilitas Golkar pada Oktober 2018 hanya sebesar 7,2 persen.

Untuk diketahui, survei di setiap propinsi itu menggunakan 600 responden, dengan margin of error setiap provinsi sebesar 4,1 persen. Total responden yang diambil dari 10 propinsi tersebut adalah 6000 responden. Survei itu juga dilengkapi dengan penelitian kualitatif dengan metode analisis media, FGD, dan in depth interview.

Editor: Risman Septian

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here