Menanti ‘A Man Called Ahok’ Tayang, Ini Daftar 5 Film Serupa

Jakarta, PONTAS.ID – Penantian Basuki Tjahaja Purnama sejak ditetapkan sebagai terdakwa kasus “Penistaan Agama” yang menjadi heboh dan begitu banyak diperbincangkan baik sebagai pemberitaan Nasional maupun di luar negeri.

Sejak 9 Mei 2017 lalu, Ahok sapaan akrabnya divonis 2 tahun penjara oleh pengadilan negeri Jakarta Utara yang diketuai oleh Majelis Hakim Dwiarso Budi Santiarto. Ucapannya yang menuai kontra menimbulkan banyak aksi bela Islam sejak potongan videonya di kepulauan seribu dalam membudidayakan ikan kerapu beredar luas.

Surah Al-Maidah 51menjadi pemicu banyaknya penolakan yang Ahok dan Djarot terima ketika masa kampanye Gubernur 2017 lalu. Sehingga, ketuk palu dengan pasal 156 huruf a KUHP, membuat Ahok harus menerima kurungan penjara hingga saat ini. Setelah 1 tahun lebih, film pertama biografinya pun dibuat dan diangkat ke layar lebar.

Rencananya, film dengan judul ‘A Man Called Ahok’ yang diangkat dari buku karya Rudi Valinka dengan judul “A Man Called #Ahok: sepenggal kisah perjuangan & ketulusan” yang disutradarai Putrama Tuta dengan penggalan cerita Ahok di Belitung Timur hingga ia di Jakarta.

Ahok yang diperankan VJ Daniel Mananta akan dapat disaksikan pada 8 November 2018 mendatang secara Nasional. Dengan riuhnya politik saat ini, kisah Ahok akan kembali menyapa penikmat film. Dan 5 judul film dibawah ini, merupakan film yang diangkat dari tokoh-tokoh di Indonesia, siapa saja mereka?

1. Istirahatlah kata-kata (2017)
Aktivis hilang yang kritis pada masa Orba 1980-an hingga 1998. Ialah Widji Thukul, yang bernama asli Widji Widodo. Tokoh yang vokal dengan keadaan pemerintah saat itu, ia mencoba kabur dari tempatnya di Jakarta jauh ke Pontianak. Baginya, bersembunyi jauh lebih sulit ketimbang melawan masa dengan senjata. Ia adalah seorang Reformis, Sastrawan, dan Aktivis yang dinyatakan hilang Juli 1998.

2. Wage (2017)
Pernahkah anda terbayang ‘kemegahan’ Indonesia Raya yang dikumandangkan di Indonesia merupakan kebanggaan yang belum diketahui oleh sang penciptanya. Film ini mengkisahkan Wage Rudolf Soepratman, sang Komponis “Indonesia Raya” yang ia ciptakan di usia 21 pada 1924 dan “Ibu kita Kartini”. Ia meninggal di usia terbilang muda yaitu 35 tahun karena sakit.

3. Jenderal Soedirman (2015)
Jejak perwira tinggi Indonesia masa Revolusi Nasional yang masih tetap diingat nama dan perannya dalam memimpin Perang membuat sutradara Viva Westi tergugah untuk mengangkatnya sebagai film. Jenderal bintang 5 kelahiran 24 Januari 1916 di Purbanlingga ini memiliki riwayat sakit keras, dengan hanya memiliki 1 paru-paru, ia tetap sanggup memimpin Perang gerliya untuk tentara Indonesia saat itu.

4. Sang Pencerah (2010)
Ahmad Dahlan, sang tokoh Pencerah Islam Muhammadiyah, yang dibintangi oleh Lukman Sardi merupakan salah satu judul film Indonesia yang meraih banyak kesuksesan. Dalam film ini banyak pelajaran yang diajarkan mengenai toleransi, koeksistensi (bekerjasama dengan yang berbeda keyakinan), dan semangat perubahan ke arah yang baik. Dengan pemikiran yang modern, terbuka, dan rasional, Ahmad Dahlan memperkenalkan Islam yang baru pada generasi berikutnya.

5. Soegija (2012)
Satu lagi tokoh Agama yang diangkat menjadi film biopik. Ialah Monsinyur Soegijapranata (Mgr.Soegija), film ini menceritakan Uskup Pribumi pertama di Hindia Belanda (Indonesia) yang menekankan aspek kemanusiaan universal ketimbang banyaknya nilai-nilai Agama. Soegija yang diperankan budayawan Nirwan Dewanto ini dikisahkan pada zaman pra-kemerdekaan 1940-1949.

Nantikan Film Indonesia ‘A Man Called Ahok’ di awal November mendatang.

Penulis : Corani

Previous articleDorong Ekspor Bahan Makanan, Kemendag Fasilitasi Perusahaan Binaan di TEI 2018
Next articleabSignage, Solusi Papan Petunjuk Digital dari Acer

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here