Tersandung OTT KPK, Bupati Neneng Dicoret dari Tim Jokowi

Jakarta, PONTAS.ID – Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin mendepak Bupati Bekasi Neneng Hassanah Yasin dari TKN. Neneng resmi ditetapkan sebagai tersangka dan telah ditahan Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) terkait kasus dugaan suap perizinan proyek Meikarta.

“Kita punya komitmen jelas bahwa tak ada seorang pun dalam TKN maupun TKD yang bermasalah terutama secara hukum apalagi korupsi,” kata Juru Bicara Tim TKN Jokowi-Ma’ruf Amin, Abdul Kadir Karding, kepada wartawan di Media Centre TKN Jl. Cemara No. 19, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (18/10/2018).

Menurut Karding, TKN memiliki aturan internal yang ketat, “Sebab memang aturan di internal kita, begitu tersangka langsung dicoret. Gak nunggu inkrah,” imbuhnya.

Ketegasan ini kata Karding, untuk menjaga integritas TKN, “Pak Jokowi sangat menegaskan hal itu,” kata dia.

Namun hingga saat ini, TKN kata Karding belum memutuskan nama untuk menggantikan posisi Neneng. “Belum ditetapkan penggantinya,” pungkas Karding.

Sebelumnya, Bupati Neneng dan empat pejabat di pemerintah Kabupaten Bekasi ditahan KPK karena diduga menerima komitmen fee Rp 13 miliar dari Lippo Group.

KPK menduga fee tersebut diberikan oleh Direktur Operasional Lippo Group Billy Sindoro, dua konsultan Lippo Group Taryudi dan Fitra Djaja Purnama serta pegawai Lippo Group Henry Jasmen.

KPK menduga mereka memberikan komitmen fee untuk memuluskan proses perizinan pembangunan Meikarta.

Penulis: Stevanny Andriani
Editor: Pahala Simanjuntak

Previous articleProduksi Melimpah, Harga Garam Rp500 Per Kilogram
Next articleEnggartiasto Lukita Terima Gelar Doktor Kehormatan Bidang Kewirausahaan dari UPI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here