Jakarta, PONTAS.ID – Direktur Pencapresan PKS Suhud Alynudin menilai wajar jika pihak petahanan mengkritik bahkan menyindir pasangan nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sekadar mengandalkan retorika.
Sebelumnya, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menyindir pasangan nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sekadar mengandalkan retorika.
“Pak Prabowo kan tidak berkuasa, menjadi oposisi wajar tugasnya mengkritisi kerja pemerintah yang buruk,” kata Suhud, Senin (15/10/2018).
Suhud kemudian mengomentari soal sejumlah gelaran event skala internasional yang disebut-sebut sukses oleh Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. Di antaranya ialah Asian Games, Asian Para Games, dan Annual Meeting IMF-World Bank 2018.
“Kami hargai kerja tim yang berhasil selenggarakan event internasional,” ujar Suhud.
Namun, menurut dia, kesuksesan itu bukan menjadi bukti kerja baik pemerintah. Mengapa?
“Sudah terbukti bagusnya memang jadi event organizer saja. Karena terbukti di bidang ekonomi belum ada perbaikan yang berarti,” tuturnya.
PDIP menyindir kubu sebelah yang dinilai masih mengandalkan retorika. Sementara itu, PDIP menyebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) terus bekerja keras.
“Di tengah kritik yang sangat deras, bahkan lebih deras dari air terjun Niagara, Pak Jokowi tetap menunjukkan kualifikasi kepemimpinan yang terus bekerja. Hasilnya tiga event internasional berhasil diselenggarakan dengan baik. Sementara yang di sana, masih mengandalkan retorika,” kata Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, hari ini.




























