Indonesia Dorong Pembangunan Bidang Metrologi Timor Leste

Dirjen PKTN Kemendag, Veri Anggrijono.

Dili, PONTAS.ID – Direktur Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (Dirjen PKTN) Kementerian Perdagangan (Kemendag), Veri Anggrijono menegaskan pentingnya peran metrologi bagi daya saing suatu negara dalam lingkungan pergaulan global.

Hal ini disampaikan Veri saat membuka seminar dengan tema ‘Engaging For Global Challenges: A Pathway to Improve Metrologial Infrastructures for a Better National Competitiveness’ di Dili, Timor Leste.

“Melalui seminar ini diharapkan tumbuh kesadaran berbagai pihak dalam mendukung dan mempromosikan peran metrologi bagi masyarakat Timor Leste dalam meningkatkan daya saing,” kata Veri dalam siaran pers Kemendag, Senin (24/9/2018).

Seminar ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Kerja sama Selatan-Selatan dan Triangular (KSST) di bidang metrologi legal di Timor Leste.

Pada tahun 2018, kegiatan KSST Kemetrologian di Timor Leste diawali dengan bimbingan teknis pompa ukur bahan bakar minyak yang telah dilaksanakan pada 30 Juli-2 Agustus 2018.

Selanjutnya diikuti dengan kegiatan bimbingan teknis instrumen penimbangan nonotomatis (NAWI) yang dilaksanakan pada 7–10 Agustus 2018 lalu.

Seminar yang ditujukan bagi masyarakat Timor Leste ini merupakan tindak lanjut diskusi kelompok terarah kegiatan KSST tahun 2017 lalu.

Sejauh ini, Indonesia telah mendapat kepercayaan dari dunia internasional dalam memperkuat dan meningkatkan peran KSST. Upaya penguatan kerja sama tersebut dilakukan dengan melaksanakan program-program pembangunan kapasitas sumber daya bagi negara-negara berkembang.

“Ke depan, tidak hanya di bidang metrologi, ruang lingkup KSST akan diperluas mencakup bidang standardisasi dan perlindungan konsumen,” ujar Veri.

Veri menjelaskan, kerja sama antarnegara merupakan elemen penting untuk meningkatkan pembangunan di suatu negara, baik infrastruktur maupun kapasitas sumber daya manusia.

KSST merupakan salah satu bentuk kerja sama antarnegara berkembang yang bertujuan menyelesaikan masalah bersama yang dihadapi negara-negara berkembang. Selain itu, kerja sama ini bertujuan untuk meningkatkan pembangunan individu atau kolektif melalui berbagi pengalaman keterampilan dan keahlian.

“Diharapkan kerja sama yang terjalin bermanfaat bagi Indonesia dan Timor Leste serta mempererat hubungan diplomatik antara kedua negara. Selain itu, melalui seminar ini diharapkan dicapai hal-hal yang lebih konkret mengenai langkah yang akan diambil dalam meningkatan infrastruktur metrologi legal di Timor Leste,” terang Veri.

Seminar terselenggara atas kerja sama Kementerian Perdagangan RI, Kedutaan Besar RI untuk Timor Leste, serta Kementerian Perdagangan, Industri dan Pariwisata Republik Demokratik Timor Leste.

Seminar ini dihadiri para pemangku kepentingan di lingkungan Kementerian Perdagangan, Industri dan Pariwisata Timor-Leste, kementerian/instansi terkait, Parlemen Timor Leste, Perwakilan Industri Manufaktur Timor Leste, Asosiasi importir/produsen UTTP dan BDKT Timor Leste, Pertamina, Perusahaan Listrik Negara Timor Leste, Akademisi dari berbagai Perguruan Tinggi Timor Leste, serta masyarakat umum lainnya.

Seminar dilaksanakan dalam dua sesi dengan subtema ‘Boosting The Improvement of Metrological Infrastructures through South-South Cooperation and Triangular between Indonesia and Timor Leste’ dan ‘Metrological Infrastructures as a Driver to Improve National Competitiveness’.

Sesi pertama menghadirkan narasumber Dubes RI untuk Timor-Leste Sahat Sitorus dan ahli Metrologi dan Standardisasi Timor Leste Ernesto Monteiro, dengan moderator Kepala Pusat Pengembangan Sumber Daya Kemetrologian Hari Prawoko.

Sedangkan sesi kedua menghadirkan narasumber Direktur Metrologi Rusmin Amin dan Kepala Pusat Penelitian Metrologi LIPI Ghufron Zaid dengan moderator Sekretaris Ditjen PKTN Chandrini Mestika Dewi.

Editor: Risman Septian

Previous articleJaga Pemilu Kondusif, Pemprov DKI Perluas Deklarasi Kampanye Damai
Next articlePengesahan APBD-P DKI Jakarta Batal Digelar Besok

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here