Mendag Luncurkan Sistem Informasi Harga Barang Pokok

Jakarta, PONTAS.ID – Menteri Perdagangan (Mendag), Enggartiasto Lukita meluncurkan ‘Sistem Informasi Harga Barang Pokok’ sebagai bentuk implementasi ekonomi digital yang merupakan bagian tak terpisahkan dari revolusi industri 4.0.

Peluncuran tersebut dilakukan Enggar disela-sela Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Barang Kebutuhan Pokok Menjelang Puasa dan Lebaran, yang diselenggarakan di Bandung, Jawa Barat (Jabar), Rabu (20/3/2019).

“Peluncuran aplikasi informasi perdagangan dalam negeri ini bertujuan menyediakan data yang lebih valid, akurat, terpercaya, dan dapat terpublikasi luas kepada masyarakat,” kata Enggar.

Dia pun menjelaskan, bahwa Sistem Informasi Harga Barang Kebutuhan Pokok terinspirasi dari aplikasi Gencil Kota Pontianak.

“Sistem informasi ini terdiri dari fitur Info Pangan dan lima fitur lainnya. Fitur Info Pangan menampilkan informasi harga nasional, provinsi kabupaten/kota, pasar, hingga level pedagang,” ujar Enggar.

Selain fitur Info Pangan, terdapat fitur lainnya yaitu fitur Kuliner, Tempat, Event, Berita, dan Lapor. Fasilitas ini menjadi sarana informasi bagi masyarakat. Khusus untuk fitur Lapor, masyarakat dapat sekaligus memberikan masukan terkait kinerja pelayanan publik pemerintah kota/kabupaten setempat.

“Pengisian dan pengelolaan konten pada aplikasi tersebut nantinya dilakukan oleh pemerintah daerah setempat. Pada kesempatan ini diserahkan pula username dan password untuk setiap daerah. Sementara untuk aktivasi fitur Informasi Harga, Ditjen Perdagangan Dalam Negeri akan melakukan pelatihan pemantauan harga kepada pemerintah daerah,” lanjutnya.

Dia mengharapkan, dengan menyerahkan pengelolaan data harga kepada pemerintah daerah dan diinput oleh seluruh pedagang di pasar pantauan, akan memberikan peran lebih besar bagi perangkat daerah berpartisipasi aktif dalam memantau dan mempublikasikan harga dari penjuru negeri.

Pada kesempatan yang sama, Enggar juga memberikan penghargaan bagi Kepala Dinas Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Maluku, dan Jambi yang telah berhasil menjaga stabilitas harga Bapok di wilayahnya pada tahun 2018.

Penulis: Risman Septian
Editor: Idul HM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here