Pengesahan APBD-P DKI Jakarta Batal Digelar Besok

Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPRD DKI Jakarta, Mohammad Taufik.

Jakarta, PONTAS.ID – Rapat paripurna pengesahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2018 DKI Jakarta, yang semula dijadwalkan bakal digelar pada Selasa (25/9/2018) besok, batal dilaksanakan dan akan diundur.

Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPRD DKI, Mohammad Taufik menjelaskan bahwa hal itu dikarenakan Gubernur DKI, Anies Baswedan belum menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) untuk APBD-P 2018.

Seharusnya, MoU KUA-PPAS untuk APBD-P 2018 yang disusun oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI dan DPRD DKI tersebut, ditandatangani oleh Anies pada hari ini, Senin (24/9/2018).

“Besok enggak jadi Paripurna. Saya enggak tahu (alasan tidak hadir),” kata Taufik saat ditemui oleh wartawan di Gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (24/9/2018) sore.

Taufik mengatakan, dalam jadwal yang sudah direncanakan, MoU akan ditandatangi Senin sore ini setelah pada Senin siang digelar rapat pimpinan gabungan DPRD DKI. Barulah pada Selasa, Rapat Paripurna pengesahan KUA-PPAS menjadi APBD-P digelar.

Menurut Taufik, APBD Perubahan 2018 tersebut harus disahkan paling lambat pada tanggal 28 September 2018. Seluruh pimpinan DPRD DKI telah menandatangi MoU tersebut, dan hanya tinggal menunggu Anies untuk menandatanganinya.

Jika lewat tanggal 28 September 2018, maka tidak akan ada penyertaan modal daerah (PMD) tambahan yang bisa diberikan kepada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik DKI Jakarta. BUMD hanya akan menggunakan APBD murni yang telah disahkan pada 2017.

Hal tersebut, menurut Taufik, bakal berimplikasi terhadap operasional sejumlah BUMD yang mengharapkan PMD untuk dana operasional mereka.

“(Kalau lewat batas waktu) bukan salah kita dong. Kalau enggak (disahkan), ya enggak ada APBD-P, ya APBD murni,” ujar Taufik.

Saat dikonfirmasi, Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah mengatakan, perubahan jadwal rapat paripurna bisa saja terjadi. Kendati demikian, ia mengaku belum tahu mengenai jadwal pengganti rapat paripurna yang harusnya digelar esok hari.

Editor: Risman Septian

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here