Mereka dijadwalkan menggelar Deklarasi Akbar Jokowi-Ma’ruf pada Kamis (23/8) sore, dan dihadiri sekitar 10.000 orang termasuk sejumlah tokoh dariĀ Jakarta dan Kupang. Deklarasi ini dipusatkan di ruas Jalan El Tari.
“Kami berkumpul untuk menyatukan tekad memenangkan pertarungan tahun depan,” kata Ketua Sekretaris Bersama Relawan Jokowi-Ma’ruf NTT John Ricardo dalam jumpa pers di Kupang, Selasa (21/8) sore.
Dengan bersatunya seluruh elemen Jokowi di NTT ditambah pendukung mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang tersebar di daerah itu, John yakin prosentase kemenangan Jokowi-Ma’ruf di NTT mencapai 95%.
Pada pilpres lima tahun lalu, Jokowi-Jusuf Kalla menang 72% di NTT dari target 80%.
“Ketika itu Jokowi baru satu kali datang ke NTT untuk menandatangani kerjasama pengiriman sapi, tapi menang sampai 72%,” imbuhnya.
Prosentase kemenangan Jokowi-Ma’ruf di pilpres 2019 akan lebih besar lagi karena Jokowi telah membangun banyak infrastruktur, antara lain pembangunan tujuh bendungan raksasa, serta jalan di perbatasan Indonesia-Timor Leste, pengoperasian kapal ternak, dan penetapan Labuan Bajo sebagai destinasi wisata prioritas di luar Bali.
“Kami tidak perlu jelaskan lagi apa yang sudah dilakukan Jokowi di NTT, bisa lihat sendiri sehingga target kemenangan 95% itu realistis,” jelasnya.
Ketua Panitia Deklarasi Akbar Jokowi-Ma’ruf, Rudi Tokan, mengatakan deklarasi tersebut untuk memberikan pesan kepada seluruh rakyat Indonesia, nama Jokowi masih tersimpan di hati rakyat NTT.
“Kami berjuang bersama parpol pengusung Jokowi-Ma’ruf untuk mencapai target 95% itu,” ujarnya.
Deklarasi akan diisi dengan tarian dan orasi yang disampaikan tokoh agama, tokoh masayrakat, akademisi, dan tokoh pemuda serta perhimpunan organisasi kemasyarakatan
Editor: Idul HM




























