Sudah Langgar Aturan, Pemprov DKI Boros Dana Soal Separator Warna-Warni

Jakarta, PONTAS.ID – Pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dinilai telah melanggar aturan dan melakukan pemborosan dana, terkait kebijakan mereka mengecat pembatas jalan atau separator tengah yang berwarna-warni di sejumlah kawasan DKI.

Penilaian tersebut datang dari Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono. Dimana dia menuturkan bahwa sesuai ketentuan warna, separator hanya boleh diwarnai hitam dan putih. Oleh karena itu, keputusan Pemprov DKI yang mewarnai separator karena ingin meramaikan Asian Games 2018, dianggap sangat keliru.

“Itu euforia saja, tadinya kan untuk Asian Games jadi semua warna-warni, sedangkan separator itu bicara soal keamanan, kenyamanan lalu lintas, dan ada Undang-Undang yang mengatur itu,” kata Gembong saat ditemui oleh wartawan di Jakarta, Kamis (2/8/2018).

Sehingga, menurut Gembong jika warna tersebut diubah maka Pemprov DKI Jakarta dipastikan melanggar hukum dan aturan yang berlaku. Seperti aturan yang ada masing-masing warna memiliki tugas dan fungsinya sendiri.

“Jadi ketentuannya putih-hitam, ketika di luar itu ya keluar dari aturan yang ada sederhana. Kenapa Pemprov melakukan warna-warni kemarin? Karena euforia Asian Games,” terangnya.

Walaupun pengecatan tidak menggunakan kocek APBD, namun Gembong menuturkan hal tersebut merupakan pemborosan. Pasalnya, dana tersebut bisa dialihkan kepada hal-hal urgent lainnya.

“Pemborosan karena perencanaan yang tidak matang. Akibatnya, pemborosan. Walaupun itu bukan koceknya dari APBD, itu CSR soalnya kan. Harusnya bisa dialihkan ke yang lain, kalau tidak boros kan,” tandasnya.

Untuk diketahui, di dalam Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Republik Indonesia Nomor PM 34 tahun 2014 tentang marka jalan dijelaskan dalam Pasal 4 dibahas bahwa marka jalan terbagi dalam empat warna, yakni putih, kuning, merah, dan warna lain seperti hijau dan coklat.

Editor: Risman Septian

Previous articleRabu Pekan Depan Jokowi Umumkan Cawapresnya
Next articleTahun Ini Kementerian PUPR Optimis Selesaikan Jalan Sumbawa Dompu