Jakarta, PONTAS.ID – Pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta pada malam ini, Senin (30/7/2018), akan mulai merobohkan jembatan penyeberangan orang (JPO) yang berada di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, dalam rangka menyambut event Asian Games pada 18 Agustus hingga 2 September 2018 nanti.
Gubernur DKI, Anies Baswedan mengungkapkan bahwa sebagai pengganti JPO, Pemprov DKI telah menyiapkan pelican crossing sebagai sarana penyeberangan untuk memudahkan pejalan kaki dan para penyandang disabilitas di kawasan tersebut.
“Kami akan menempatkan petugas Dishub untuk membantu menyeberangkan mereka. Tujuannya, membiasakan kepada pengemudi kendaraan bermotor bahwa di tempat ini ada penyeberang. Bagi pejalan kaki atau pengguna kursi roda, menyeberang di sini merupakan sesuatu yang baru,” kata Anies, Senin (30/7/2018).
Pengalihan arus lalulintas pun akan diberlakukan selama JPO di Bundaran HI tersebut dirobohkan. Kepala Subdirektorat Penegakan Hukum dan Pembinaan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, AKBP Budiyanto mengungkapkan bahwa pengalihan lalulintas di kawasan tersebut akan dilakukan tiga tahap.
Tahap pertama, akan dilakukan di Jalan MH Thamrin sisi barat (Bundaran HI) ke arah Utara (Monas). Penutupan itu akan berlangsung pada Senin (30/7/2018) pukul 22.00 WIB hingga Hari Selasa (31/7/2018) pukul 05.00 WIB. Arus kendaraan dari arah Selatan (Sudirman) yang menuju Monas akan dialihkan menuju Jalan Imam Bonjol – belok kiri menuju Jalan Agus Salim – belok kiri menuju Jl KH Wahid Hasyim – lalu belok kanan menuju jalan MH Thamrin.
Contraflow pun akan diberlakukan untuk kendaraan yang akan menuju gedung-gedung yang posisinya berada di antara Bundaran HI sampai dengan Simpang Sarinah.
Tahap kedua, penutupan jalan akan terjadi di Jalan MH Thamrin sisi Timur (simpang Sarinah) ke arah Selatan (Sudirman) dan berlangsung pada Selasa (31/7) pukul 01.00 WIB hingga pukul 05.00 WIB.
Untuk pengalihan arus kendaraan, kata Budiyanto, lalu lintas dari arah Monas yang akan menuju Sudirman dialihkan belok ke kiri menuju JL KH Hasyim.
Arus itu kemudian dibelokkan ke kanan menuju Jalan Agus Salim, lalu belok kiri menuju Jalan Gereja Theresia, kemudian belok kanan menuju Jalan Yusuf Adiwinata. Setelah itu, belok kiri menuju Jalan Imam Bonjol dan putar balik di Simpang Imam Bonjol-Cokroaminoto, lalu belok kiri ke Jalan Pamekasan-Jenderal Sudirman.
Contraflow akan diberlakukan untuk kendaraan yang akan menuju arah Sudirman yang posisinya di antara Simpang Sarinah sampai dengan Bundaran HI pada Jalan Sisi Timur melalui jalan Sunda hingga Jalan Agus Salim dan seterusnya.
Pada tahap ketiga, Budiyanto mengatakan akan dilakukan penutupan pada dua lajur jalan yaitu lajur bus Transjakarta dan lajur reguler. Jalur tersebut berada di Jalan MH Thamrin sisi Barat arah ke Monas mulai Selasa (31/7/2018) pukul 05.00 WIB hingga Kamis (2/8/2018) pukul 23.00 WIB.
Sebelumnya Gubernur DKI Anies Baswedan telah menjelaskan, bahwa alasan dirobohkannya JPO di kawasan Bundaran HI tersebut, yang pertama yakni karena JPO itu menutupi patung Selamat Datang. Padahal, kata Anies, patung Selamat Datang tersebut dulu dibuat untuk menyambut para peserta Asian Games tahun 1962 di Jakarta.
Dengan dibongkarnya JPO itu, diharapkan dapat mengembalikan fungsi patung Selamat Datang. Alasan lainnya, Anies beranggapan JPO tersebut tidak ramah terhadap penyandang disabilitas. Solusinya, Pemprov DKI membangun pelican crossing di depan Hotel Pullman dan di depan Hotel Grand Hyatt.
Anies menyampaikan pelican crossing itu akan digunakan sementara hingga jembatan penyeberangan bawah tanah siap digunakan oleh masyarakat. Jembatan bawah tanah tersebut nantinya akan terintegrasi dengan Mass Rapid Transit (MRT) yang diperkirakan rampung Maret 2019 mendatang.
Pemprov DKI menggelontorkan dana mencapai Rp100 juta untuk membangun pelican crossing tersebut. Nantinya, pelican crossing juga akan dibangun di depan Gedung Bank Indonesia dan di depan Gedung Kementerian ESDM.
Editor: Risman Septian




























