Polda Metro Bentuk Tim Khusus Usut Persekusi Susi Ferawati

Korban persekusi Susi Ferawati saat melaporkan kejadian yang dialami dirinya ke ke Polda Metro Jaya

Jakarta, PONTAS.ID – Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan penyidik Polda Metro Jaya masih terus menggali keterangan dari korban sekaligus pelapor terkait kasus dugaan persekusi pada saat acara Car Free Day (CFD) atau hari bebas kendaraan bermotor pada Minggu (28/4/2018) lalu.

Saat ini kata Argo, Polda Metro Jaya telah membentuk tim khusus untuk mempercepat penuntasan kasus ini. “Kita juga tanyakan dengan siapa dia ada di sana. Kita biarkan penyidik bekerja. Kepada masyarakat agar memberi waktu kepada penyidik untuk menyelesaikan masalah ini,” kata dia.

Argo juga mengatakan, penyidik juga akan meminta keterangan korban untuk mendalami kronologis pada saat kejadian, “Kita akan klarifikasi apa yang dia (korban) lakukan saat itu serta seperti apa yang dia rasakan pada saat kejadian,” kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Sabtu (5/5/2018).

Sebagaimana diketahui, seorang ibu bernama Susi Ferawati bersama anaknya yang masih di bawah umur, menjadi korban dugaan intimidasi dan melaporkan kejadian yang dialami dirinya ke Polda Metro Jaya.

Pada saat dimintai keterangan, Susi juga telah menyerahkan video yang tersebar di media sosial yang merekam wajah para terduga pelaku intimidasi.

Sebelumnya, kasus dugaan intimidasi terhadap Susi dan anaknya viral di media sosial yang memperlihatkan sekelompok warga yang memakai kaus bertuliskan #2019GantiPresiden melakukan intimidasi terhadap Susi dan anaknya yang ketika itu mengenakan kaus #DiaSibukKerja.

Susi pun melaporkan kejadian di area CFD itu ke polisi dengan laporan nomor: LP/2374/IV/2018/PMJ/Dit.Reskrimum tanggal 30 April atas laporan perlindungan anak dan tindakan tidak menyenangkan disertai ancaman kekerasan dan pengeroyokan

Editor: Hendrik JS

Previous articleJelang Ramadan, Jonan Pastikan Stok BBM dan Premium Aman
Next articleKereta Bandara Adi Soemarmo Ditarget Beroperasi Februari 2019