Zulkifli Hasan Memuji Kemajuan Kabupaten Banyuwangi

Zulkifli Hasan Disambut Bupati Banyuwangi Azwar Anas

Jakarta, PONTAS.ID – Ketua Majelis Pemusyarakatan Rakyat (MPR) Zulkifli Hasan memuji kemajuan yang telah dicapai Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, dalam kepemimpinan Bupati Abdullah Azwar Anas.

Ketua Umum PAN itu melakukan kunjungan kerja ke sejumlah daerah di Jawa Timur, termasuk ke Kabupaten Banyuwangi. Ia bercerita bahwa dirinya melakukan safari keliling Jawa Timur. Banyuwangi menjadi daerah terakhir yang menjadi lokasi lawatannya di Jatim.

Menurut Zulkifli, Banyuwangi telah memberikan inspirasi bagaimana daerah yang tadinya biasa saja menjadi maju dengan cukup pesat. Ini terlihat dari berbagai indikator yang dicapai Banyuwangi, seperti kemiskinan yang turun drastis ke level 8 persen, padahal sebelumnya selalu di atas dua angka. Daerah yang dulu sama sekali tak ada penerbangan itu, kini diterbangi tujuh pesawat tiap hari.

“Saya iri dengan orang-orang kreatif di Banyuwangi. Terus semangat lanjutkan inovasi. Bahwa ada kekurangan, ya, namanya manusia tak ada yang sempurna. Yang penting terus bekerja meningkatkan berbagai hal baik yang sudah ada,” kata Zulkifli Hasan selaku Ketua MPR RI dalam rilis yang diterima PONTAS.ID, Jakarta, Jumat, (27/4/18).

Anas menambahkan, salah satu pekerjaan yang dilakukan pada saat awal menjabat adalah membuka aksesibilitas daerah melalui penerbangan. Dulu ke Banyuwangi membutuhkan waktu delapan jam perjalanan darat dari Surabaya, bahkan bisa mencapai seharian jika berangkat dari Jakarta. Saat ini cukup 45 menit dengan pesawat dari Surabaya, dan 90 menit dari Jakarta. Kini sudah ada tujuh penerbangan dari Surabaya dan Jakarta menuju ke Banyuwangi dan sebaliknya.

“Kami juga membuat berbagai inovasi, mulai atraksi wisata dengan menggelar berbagai festival, mengintegrasikan 160 pelayanan perizinan di Mal Pelayanan Publik, serta membangun kolaborasi dengan berbagai pihak,” katanya.

Anas juga menekankan pentingnya menaruh perhatian ke warga yang berada di level terbawah dalam struktur kemiskinan, seperti para warga lanjut usia yang nonproduktif.

“Mereka ada yang berumur 90 tahun. Intervensinya ya penuhi kebutuhan sehari-harinya karena sudah tidak mungkin difasilitasi permodalan untuk berbisnis. Maka di Banyuwangi ada program Rantang Kasih yang mendistribusikan makanan bergizi gratis setiap hari ke ribuan warga lansia,” ujarnya.

Previous articleDPR Minta Pengesahan AFAS Lindungi Kepentingan Nasional
Next articleKepastian Hukum, Hak Atas Tanah dan Perhutanan Sosial

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here