Sengketa Pulau Pari, Ini Tuntutan Warga pada Ombudsman RI

Ilustrasi unjuk rasa warga Pulau Pari, Kepulauan Seribu

Jakarta, PONTAS.ID – Koalisi Selamatkan Pulau Pari menuntut Ombudsman RI mengeluarkan rekomendasi ‘maladministrasi’ terhadap Kantor Pertanahan Kota Administrasi Jakarta Utara terkait penerbitan sertifikat tanah kepada PT Bumi Pari Indah.

Tuntutuan ini menyusul rencana Ombudsman RI akan merilis rekomendasi Laporan Akhir Hasil Pemeriksaan (LAHP) soal lahan Pulau Pari, Kepulauan Seribu, yang akan dirilis pada Senin (9/4/2018) lusa.

“Kami menuntut agar LAHP Ombudsman rekomendasi maladministrasi terhadap Kantor Pertanahan Jakarta Utara serta merekomendasikan pencabutan sertifikat tanah yang telah terbit” kata perwakilan Koalisi Selamatkan Pulau Pari, Fatilda Hasibuan di Kantor LBH Jakarta, Jumat (6/4/2018).

Menurut Fatilda penerbitan sertifikat PT Bumi Pari Indah tidak melalui prosedur seperti proses pengukuran, pemetaan serta tanpa pengumuman merujuk Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1997 Tentang Penerbitan Tanah.

Pihaknya, kata Fatilda juga menilai penerbitan sertifikat lahan di atas Pulau Pari kepada PT Bumi Pari Indah melanggar Undang-undang Nomor 1 Tahun 2014 juncto Undang-undang Nomor 27 Tahun 2007 Tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil.

“Berdasarkan bukti-bukti yang ada telah ditemukan serta fakta-fakta yang tidak terbantahkan, prosedur penerbitan sertifikat janggal dan bertentangan dengan hukum yang berlaku,” imbuhnya.

Selain kepada Kantor Pertanahan Jakarta Utara, Koalisi Selamatkan Pulau Pari juga menuntut LAHP Ombudsman RI memberikan rekomendasi agar Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk melindungi hak warga Pulau Pari yang terancam akibat terbitnya sertifikat Bumi Pari Indah.

“Ombudsman harus memerintahkan Pemprov DKI Jakarta agar melindungi warga Pulau Pari menguasi hak mereka,” pungkasnya.

Editor: Hendrik JS

Previous articleDemi Binatang Langka, Hotman: Rela Tak Dibayar
Next articleDorong IKM Produk Logam, Kemenperin Aktif Lakukan Pendampingan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here