Polisi Telisik Laporan Penistaan Agama Puisi Sukmawati

Sukamwati Saat Membacakan Puisi (ist)

Jakarta, PONTAS.ID – Mabes Polri tengah mengumpulkan sejumlah bukti terkait beberapa laporan kepolisian dari masyarakat terkait puisi ‘Ibu Indonesia’ milik Sukmawati Soekarno Putri yang diduga mengandung isu SARA. Puisi itu dibacakan di depan banyak orang dalam perhelatan fashion.

“Kami tahu bahwa kemarin ada yang melapor. Kewajiban kami adalah melakukan penyelidikan. Artinya kita kumpulkan barang bukti dulu kemudian kami tindak lanjuti,” kata Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri Inspektur Jenderal Setyo Wasisto di gedung Rupatama Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Rabu (4/4/2018).

Penyidik mengkaji apakah kasus yang menimpa puteri Presiden Soekarno tersebut dapat dilakukan tanpa masuk ke meja hijau. Hal tersebut nantinya dilihat dari beberapa laporan yang sudah masuk ke kepolisian.

“Tindak lanjut ada beberapa hal yaitu kami lihat perkembangan apa ini bisa masuk dalam proses restorative justice, istilah kami dari beberapa pihak yang bisa diselesaikan perkaranya tanpa masuk pengadilan. Tapi kalau memang harus dipengadilan, kami proses sesuai aturan yang berlaku,” ujar Setyo.

Sebelumnya pengacara bernama Denny Adrian Kushidayat, dan politikus Partai Hanura Amron Asyrai melaporkan Sukmawati Soekarnoputeri ke Polda Metro Jaya, atas tuduhan penistaan agama.

Laporan yang dibuat Amron telah diterima polisi dengan nomor LP/1785/IV/2018/PMJ/Dit. Reskrimum. Amron melaporkan Sukmawati dengan Pasal 156 a KUHP tentang Penistaan Agama.

Denny juga telah mempolisikan Sukmawati terkait puisi Ibu Indonesia yang dianggap menyinggung agama Islam. Dalam laporan bernomor LP LP/1782/VI/2018/PMJ/Dit. Reskrimum, Denny melaporkan Sukmawati dengan pasal yang sama seperti Amron.

Previous articleDjarot Merasa Permasalahan Buruh di Sumut Bisa Diselesaikan
Next articleMenhub Klaim Permenhub 108 Beri Kesetaraan Seluruh Angkutan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here