Polsek Rappocini Sergap Tuyul Angkutan Online

Pelaku penipuan "Aplikasi Tuyul" diciduk Resmob Polsek Rapocini, Polrestabes Makassar

Jakarta, PONTAS.ID – Resmob Polsek Rapocini menangkap 10 orang terduga pelaku penipuan di Jl, Bonto Tangga Karunrung Kecamatan Rappocini Kota Makassar pada Kamis (25/1/2018) kemarin. Modusnya, pelaku sengaja menggunakan aplikasi illegal angkutan online (transportasi berbasis aplikasi) “Grab’ atau kerap disebut sindikat aplikasi “Tuyul” ,

Kesepuluh Pria tersebut berinisial FA (27) warga Jl. Puri Pattene Permai, EK (23) warga Kab. Takalar, JU (20) warga Jl. Takalar, AR (24) warga Jl. Tidung Makassar, JU (23) warga Dg. Tata Makassar, AD (19) warga Jl. BTN Andi Tonro, AI (24) warga Dg. Sirua, MF (22) warga Jl. Tidung, JU (25) warga Kab. Takalar, serta RA (22) juga warga Kab. Takalar.

Kassubag Humas Polrestabes Makassar Kompol Laode Idris mengungkapkan berawal dari laporan warga yang kerap melihat sekelompok pria sering berkumpul dan diduga melakukan penipuan aplikasi taksi bahwa di salah satu kamar kost Pondok Hijau di Kamar 205 Jl. Bonto Tangga Makassar.

Kemudian Resmob Polsek Rappocini yang dipimpin Kanit Reskrim Iptu M Iqbal bergerak dan berhasil menangkap 10 (sepuluh) pria yang sedang berkumpul di rumah kos tersebut dan menyita kurang lebih 20 (dua puluh) jenis ponsel cerdas (smart phone).

“Lewat ponsel cerdas atau Handphone para tersangka menginstall Mock Location atau Fake GPS. Jadi mereka dapat mengendalikan GPS seolah-olah sedang mengantar penumpang,” ungkap Laode, Jumat (26/1/2018).

Kesepuluh pemuda ini diancam pidana penjara paling lama 12 tahun dan denda paling banyak Rp12 miliar sesuai yang tertuang dalam Pasal 30 juncto Pasal 46 subsider pasal 35 juncto pasal 51 ayat 1 UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU RI Nomor 11 Tahun 2008, “Tentang Informasi Transksi dan Elektronik subsider pasal 378 KUHP,” pungkasnya.

Editor: Hendrik JS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here