Jakarta, PONTAS.ID – Untuk mengantisipasi ancaman banjir atau genangan dengan datangnya musim hujan, Pemerintah Kota Jakarta Pusat terus melakukan pengerukan saluran maupun kali. Seperti Kali Utan Kayu, Kemayoran, saat ini sedang dilakukan pengerukan oleh Sudin Sumber Daya Air, Jakarta Pusat.
Kepala Satuan Pelaksana (Satpel) Kemayoran, Supriyadi mengatakan, lumpur Kali Utan Kayu yang melintasi dua wilayah yakni Wilayah Kelurahan Sumur Batu dan Cempaka Baru dikeruk. Pengerukan dilakukan agar bisa menampung debit air lebih banyak sekaligus untuk mengantisipasi banjir atau genangan di wilayah Kecamatan Kemayoran.
Pengerukan Kali Utan kayu sepanjang 1.000 meter dan lebar 10 meter tersebut di mulai dari Pintu Air Honda sampai Pom Bensin Shell menggunakan dua alat berat yaitu 2 unit ampibi dan 1 longarm dan truck pengangkut lumpur 5 unit.
“Lumpur yang dikeruk kedalamannya mencapai dua meter menggunakan ampibi dan longarm, agar menampung debit air lebih banyak sekaligus antisipasi banjir dan genangan,“ kata Supriyadi saat dikonfirmasi, Jum’at (23/10/2020).
Lebih lanjut Supriyadi mengatakan, pengerukan Kali Utan Kayu melibatkan 3 petugas alat berat, 5 orang supir truck dan 6 petugas pengatur lalulintas. Dari hasil pengerukan tersebut terlebih dahulu di ngepok atau dilangsir setelah banyak baru diangkut pakai truck dan dibuang ke PLTU Ancol, Jakarta Utara.
“Satu hari diperkirakan sampah lumpur yang diangkut mencapai 25 meter kubik,“ ujarnya.
Sementara itu, Camat Kemayoran, Asep Mulyaman menambahkan, sangat mengapresiasi sekali atas dikeruknya Kali Utan Kayu oleh SDA Jakpus. Pengerukan ini juga dilakukan menindaklanjuti permintaan warga, sebab kali utan kayu dirasa sudah dangkal lantaran sendimen lumpur sudah tinggi dan mengedap di Kali tersebut.
“Mudah-mudahan dengan dikeruknya Kali Utan Panjang dapat mengurangi atau meminimalisir banjir atau genangan di Wilayah Kemayoran, “ harap Asep.
Penulis: Tajuli
Editor: Luki Herdian




























