Asahan, PONTAS.ID – Di Kabupaten Asahan, Sumatera Utara beberapa penyelenggara Pemilu mulai dari tingkatan PPK, PPS dan KPPS terpaksa harus menjalani perawatan di rumah sakit karena kelelahan dalam melaksanakan tugas sesuai dengan tanggung jawab masing-masing.
Peristiwa ini menambah panjang daftar penyelenggara yang sakit dikarenakan kelelahan dalam pelaksanaan Pemilu 2019.
Menurut Ketua KPU Asahan Hidayat, tercatat 8 orang penyelenggara di jajarannya yang harus mendapat perawatan di rumah sakit karena kelelahan.
Kedelapan penyelenggara tersebut masing-masing bernama Diganti Novita Marwa (PPK Kisaran Barat), MUKLIS (PPK Tanjung Balai), Syarifah (PPK Tanjung Balai), Armaini (PPK Sungai Kepayang), Edi Santoso (PPS Buntu Pane).
Kemudian, Norma (PPS Teluk Dalam), dan dua orang anggota KPPS dari Desa Solo Lama, Kecamatan Solo Laut dan Desa Aek Kering, Kecamatan Aek Ledong.
“Kedelapan orang tersebut segera dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis”, kata Hidayat saat menjenguk di rumah sakit rumah sakit, Jumat (26/4/2019).
Hidayat berharap para anggotanya itu bisa segera sembuh dan dapat beraktivitas kembali. “Mudah-mudahan mereka segera sembuh dan dapat beraktivitas seperti biasa”, ucap Hidayat.
Penulis: Bayu Kurnia Jaya
Editor: Pahala Simanjuntak




























