Pasok Air Bagi 300 Ribu Warga Lampung, SPAM Senilai 1,26 Triliun Dibangun

Jakarta, PONTAS.ID – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengembangkan Sistem Pengelolaan Air Minum (SPAM) Kota Bandar Lampung yang akan melayani 300.000 jiwa penduduk di 8 Kecamatan di wilayah Kota Bandar Lampung. Pembangunan SPAM Bandar Lampung menggunakan skema Kerjasama Pemerintah Badan Usaha (KPBU) dengan total perkiraan nilai investasi sebesar Rp 1,26 Triliun.

Groundbreaking dilakukukan Staf Ahli Menteri PUPR Bidang Ekonomi dan Investasi, Moch. Natsir mewakili Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan Walikota Bandar Lampung Herman Hasanusi, di Bandar Lampung, Senin (25/6/2018).

Dalam sambutannya yang dibacakan Moch. Natsir, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan pemenuhan kewajiban 100 persen akses aman air minum bukan semata kewajiban dari Pemerintah Pusat.

“Namun juga dibutuhkan peran Pemerintah Daerah dan badan usaha. Program SPAM di seluruh Indonesia dalam rentang tahun 2015-2019 diperkirakan membutuhkan pendanaan hingga Rp 254 Triliun,” kata Basuki, melalui keterangan resminya kepada PONTAS.id, Rabu (27/6/2018).

Dari total pendanaan tersebut, APBN diproyeksikan hanya mampu memenuhi 20 persen, sehingga lanjut Basuki, sebagian besar pendanaan diharapkan datang dari partisipasi pihak ketiga, baik masyarakat maupun swasta, dan pemerintah daerah melalui skema kerja sama dengan badan usaha, maupun dana tanggung jawab sosial (Corporate Social Responsibility /CSR) perusahaan.

Untuk itu, lanjut Menteri Basuki, sebagai kewajiban bersama dalam menyediakan akses air minum, Kementerian PUPR melalui alokasi APBN memberikan dukungan kepada daerah, “Baik yang bersifat bimbingan teknis, penguatan kelembagaan, dan dukungan pembangunan SPAM Perkotaan, SPAM Kawasan Khusus dan SPAM lintas provinsi/kabupaten/kota atau disebut SPAM Regional,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Proyek SPAM Kota Bandar Lampung merupakan salah satu proyek strategis nasional (PSN) yang bertumpu pada kolaborasi sinergis antara Kementerian PUPR dengan Kementerian Keuangan, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Pemerintah Kota Bandar Lampung, PDAM Way Rilau Kota Bandar Lampung, dan PT.Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PT.PII).

Turut hadir dalam acara tersebut yakni Ketua Badan Peningkatan Penyelenggaraan Sistem Penyediaan Air Minum Bambang Sudiatmo, Dirut PDAM Way Rilau AZP Gustiminggo, Direktur Pengembangan Proyek & Advisory PT. SMI Darwin Trisna Djajawinata, Dirut PT. Adya Tirta Lampung Joko Sarwono dan perwakilan dari unsur Bappenas, dan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

Editor: Hendrik JS

Previous articleNyoblos di Bekasi, Menteri Basuki Ingatkan Soal Budaya Lokal
Next articleHari Ini Jakarta Diprediksi Berawan