Lantik 36 Petinggi, Jaksa Agung: Insan Adhyaksa Terbaik

Jaksa Agung, ST Burhanuddin saat melantik dan mengambil sumpah serta Kepala Kejaksaan Tinggi dan Pejabat Eselon II di Lingkungan Kejaksaan Agung, pada Selasa (11/6/2024) //Foto: Puspenkum Kejaksaan Agung

Jakarta, PONTAS.ID – Jaksa Agung, ST Burhanuddin menegaskan, proses rotasi, mutasi, dan promosi merupakan siklus alamiah dalam sebuah ekosistem organisasi, dalam rangka evaluasi dan peningkatan kinerja.

Hal ini disampaikan saat melantik, mengambil sumpah, dan menyaksikan serah terima jabatan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum, Kepala Kejaksaan Tinggi dan Pejabat Eselon II di Lingkungan Kejaksaan Agung.

“Serta untuk regenerasi sumber daya manusia dalam menjaga kedinamisan institusi,” tegas Burhanuddin di Lantai 11 Gedung Utama Kejaksaan Agung, pada Selasa (11/6/2024).

Para pejabat yang dilantik adalah insan terbaik Adhyaksa yang telah melalui proses kajian mendalam, pertimbangan matang, serta penilaian yang obyektif untuk mengisi jabatan yang telah ditentukan.

Terhadap Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum yang baru dilantik, Burhanuddin berharap pejabat baru mampu memimpin bidang Tindak Pidana Umum ke arah yang semakin cemerlang. “Keberhasilan Kejaksaan dalam melakukan penegakan hukum yang humanis dan berkeadilan patut untuk terus diteruskan,” katanya.

KUHP Nasional
Dalam rangka menyongsong pemberlakuan KUHP nasional, Jaksa Agung meminta agar segera dapat dibuat sebuah pedoman atau petunjuk penerapan pasal dan asas di dalam KUHP Nasional yang berbeda dengan KUHP yang sementara ini berlaku.

“Penyusunan pedoman ini nantinya diharapkan dapat mewujudkan pemikiran dan pemahaman yang sama di antara para Jaksa,” tegasnya.

Sementara terhadap Kepala Kejaksaan Tinggi yang baru dilantik, Burhanuddin kembali memastikan terlaksananya pola penegakan hukum yang humanis serta proporsional, “Dengan memperhatikan nilai-nilai keadilan yang hidup di tengah masyarakat serta menyeimbangkan dengan kemanfaatan, dan kepastian hukum untuk meningkatkan kepercayaan publik terhadap Kejaksaan,” kata dia.

Tak lupa terhadap para Pejabat Eselon II di lingkungan Kejaksaan Agung, Burhanuddin mengingatkan untuk bergerak cepat untuk menguasai tugas dan kewenangannya yang baru guna mendukung visi dan misi Institusi Kejaksaan.

“Kengedepankan sinergitas dan kolaboratif di antara bidang dalam setiap pelaksanaan tugas, tanamkan prinsip ‘satu dan tak terpisahkan’,” pungkasnya.

Lantik 36 Pejabat
Adapun para pejabat yang dilantik:

  1. Asep Nana Mulyana, selaku Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum;
  2. Raden Febrytriyanto, selaku Sekretaris Jaksa Agung Muda Pengawasan;
  3. Edy Birton, selaku Sekretaris Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara;
  4. I Made Suarnawan, selaku Sekretaris Jaksa Agung Muda Pidana Militer;
  5. Ponco Hartanto, selaku Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah;
  6. Ahelya Abustam, selaku Kepala Kejaksaan Tinggi D.I. Yogyakarta;
  7. Ade Tajudin Sutiawarman, selaku Sekretaris Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan RI;
  8. Katarina Endang Sarwestri, selaku Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat;
  9. Patris Yusrian Jaya, selaku Direktur Pengamanan Pembangunan Strategis pada Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen;
  10. Hendro Dewanto, selaku Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara;
  11. Abd Qohar AF, selaku Direktur Penuntutan pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus;
  12. Mukri, selaku Sekretaris Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum;
  13. Rina Virawati,selaku Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan;
  14. Syaifudin Tagamal, selaku Kepala Kejaksaan Tinggi Bengkulu;
  15. Emilwan Ridwan, selaku Kepala Pusat Pemulihan Aset;
  16. Tanti Adriani Manurung, selaku Kepala Pusat Strategi Kebijakan Penegakan Hukum;
  17. Darmawel Aswar, selaku Direktur Eksekusi Upaya Hukum Luar Biasa dan Eksaminasi pada Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Militer;
  18. Muhammad Naim, selaku Inspektur III pada Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan;
  19. Andi Darmawangsa, selaku Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat;
  20. Harli Siregar, selaku Kepala Pusat Penerangan Hukum;
  21. Muhammad Syarifuddin, selaku Kepala Kejaksaan Tinggi Papua Barat;
  22. Didik Farkhan Alisyahdi, selaku Inspektur V pada Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan;
  23. Siswanto, selaku Kepala Kejaksaan Tinggi Banten;
  24. Roch Adi Wibowo, selaku Kepala Pusat Data Statistik Kriminal dan Teknologi; Informasi pada Jaksa Agung Muda Bidang Pembinaan;
  25. Wahyudi, selaku Direktur Narkotika dan Zat Adiktif Lainnya pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum;
  26. Herry Hermanus Horo, selaku Direktur Teknologi Informasi dan Produksi Intelijen pada Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen;
  27. Iman Wijaya, selaku Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur;
  28. Bambang Gunawan, selaku Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan pada Badan Pendidikan dan Pelatiha Kejaksaan RI;
  29. Enen Saribanon, selaku Kepala Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Barat;
  30. Zet Tadung Allo, selaku Kepala Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur;
  31. Hermon Dekristo, selaku Kepala Kejaksaan Tinggi Jambi;
  32. Sri Kuncoro, selaku Kepala Biro Kepegawaian pada Jaksa Agung Muda Bidang Pembinaan;
  33. Edyward Kaban, selaku Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat;
  34. Budi Hartawan Panjaitan, selaku Inspektur IV pada Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan;
  35. Herry Ahmad Pribadi, selaku Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku Utara; dan
  36. Hendrizal Husin, selaku Kepala Kejaksaan Tinggi Papua;

“Saya harap setiap pejabat yang baru saya lantik dapat menunjukkan kinerja dan prestasi nyata, bekerjalah menggunakan nurani dan akal sehat yang konsisten pada kebenaran agar tindak-tanduk saudara selalu mendukung upaya menjadikan Kejaksaan sebagai Lembaga penegak hukum nomor satu, baik dari sisi penegakan hukum maupun pelayanan publik,” tegas Burhanuddin.

Penulis: Pahala Simanjuntak
Editor: Rahmat Mauliady

Previous articleKomite I DPD Segera Rampungkan Revisi UU Pemda
Next articleSerikat Tani Soroti Penetapan Harga Gabah, Ketua DPD RI Minta Bapanas Libatkan Stakeholder

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here