Gratifikasi Dana PEN, KPK Tetapkan 4 Tersangka

Jakarta, PONTAS.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan LMRE dalam perkara gratifikasi Dana Pemulihan Ekonomi Nasional Daerah (PEN) di wilayah Kabupaten Kolaka Timur tahun 2021.

“Untuk kepentingan penyidikan, tim penyidik melakukan upaya paksa penahanan untuk tersangka LMRE selama 20 hari ke depan terhitung mulai tanggal 27 Juni 2022 sampai 16 Juli 2022 di Rutan KPK pada Pomdam Jaya Guntur,” terang Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Karyoto, dalam konferensi persnya di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (27/6/2022).
Dalam kontruksi perkara, Karyoto memaparkan bahwa LMRE dikenal memiliki banyak koneksi pejabat di pemerintahan pusat maupun daerah. Untuk itu, ia kemudian dimintai bantuan oleh Bupati Kolaka Timur AMN untuk membantu mengurus pengajuan dana PEN Kabupaten Kolaka Timur tahun 2021 dengan usulan sebesar Rp 350 miliar.
“Diduga ada kesepakatan antara AMN dan LMRE, dimana dana PEN sebesar Rp 350 miliar tersebut nantinya cair. Maka, LMRE akan mendapatkan proyek pekerjaan di Kabupaten Kolaka Timur dengan nilai puluhan miliar,” tambahnya.
Sebagaai informasi, LMRE disangkakan melanggar pasal 5 ayat 1 huruf a 5 ayat 1 huruf b atau pasal 13 undang-undang nomor 31 tahun 99 Sebagaimana telah diubah dengan undang-undang nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas undang-undang Nomor 31 tahun 99 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi juncto pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP pidana.
Adapun dalam kasus tersebut, KPK juga telah menetapkan beberapa tersangka lainnya yakni:
1. AMN, Bupati Kolaka Timur tahun periode 2021-2026
2. MAN, Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri periode 2020-2021.
3. LMSA, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Muna.
4. SL, Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Kabupaten Muna.
Penulis : Fajar Adi Saputra
Editor: Fajar Virgyawan Cahya
Previous articlePenistaan Agama Versi Holywings, FBI Lapor Polda Metro
Next articleAtasi Sampah Kabupaten Banjar, DLH Provinsi Kalsel Berikan Sarana Pengangkut

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here