Terkait Larangan Mudik, Ini Kata Walikota Jakut

Jakarta, PONTAS.ID – Wali Kota Administrasi Jakarta Utara Ali Maulana Hakim menanggapi aturan larangan mudik atau pulang kampung semasa pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) seperti saat ini.

Menurutnya, tidak mudik bukan berarti tali silaturahmi. “Tidak mudik bukan berarti silaturahmi antara orang tua, saudara dan teman semasa kecil di kampung halaman terputus,” ungkap Ali saat ditemui di Kantor Walikota Administrasi Jakarta Utara, Kamis (6/5/2021).

Disarankannya, silaturahmi ini dapat memanfaatkan teknologi digital baik telepon maupun internet.

Larangan mudik yang dikeluarkan pemerintah tentunya merupakan aturan dalam upaya menekan penyebaran pandemi demi keselamatan bersama.

“Kita tidak pernah tahu bagaimana perkembangan pandemi ini ke depannya, yang kita bisa lakukan ialah mengendalikannya. Pemerintah mengatur sedemikian rupa aturan demi keselamatan kita bersama dari pandemi Covid-19,” jelasnya.

Terkait dengan aturan salat Idul Fitri 1442 Hijriah, Ali memastikan hingga saat ini belum ada aturan terkait larangan salat tersebut seperti tahun sebelumnya.

Meski begitu, salat Idul Fitri disarankannya agar digelar di tempat terbuka. “Terpenting protokol kesehatannya dijaga. Di atur jarak antar jamaah salat, memakai masker dan rajin mencuci tangan,” tutupnya.

Penulis: Ana Sulastri /Suwarto
Editor: Ahmad Rahmansyah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here