Pilkada Kalsel Memanas, Timses Adu Jotos di Mesjid

Tangkapan layar video perkelahian yang terjadi Mesjid Nurul Iman, Banjarmasin, Kalimantan Selatan

Banjarmasin, PONTAS.ID – Salman (50) warga Jalan Prona 1. RT.11 Kelurahan Pemurus Baru Kecamatan Banjarmasin Selatan, nyaris adu jotos dengan oknum yang diduga tim sukses pasangan calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Selatan nomor urut 2, Denny Indrayana-Difriadi Darjat (Denny-Difri).

Diceritakan Salman, saat itu dia memasuki Mesjid Nurul Iman di sekitar tempat tinggalnya untuk melaksanakan sholat subuh berjamaah. Kemudian, sambung dia, usai sholat subuh tidak langsung pulang namun duduk untuk mendengarkan ceramah.

“Lagi asyik dengar ceramah, pantat saya disenggol kaki dari jamaah dibelakang. Saya kebetulan duduk dibelakang Jurkani (tim sukses Denny-Difri). Oleh pelaku kemudian saya dibawa keluar mesjid,” cerita dia melalui sebuah video berdurasi 46 detik yang tersebar luas di media sosial, Rabu (31/3/2021).

Di luar mesjid, tambah dia, pria yang diketahui bernama Jurkani tersebut tiba-tiba menarik paksa masker hingga putus dan mencecar dengan pertanyaan maksud kedatangan ke mesjid. “Dia menuduh saya penyusup dan langsung menarik masker yang saya kenakan,” ucap dia.

Situasi di sekitar mesjid sempat terjadi ketenganan antara warga sekitar dengan oknum tim sukses Denny-Difri.

“Menuduh korban penyusup, memang lagi ada kegiatan apa di dalam mesjid,” teriak salah seorang warga yang mengaku sebagai keamanan Mesjid Nurul Iman.

Tak berselang lama, personil dari Polresta Banjarmasin datang ke lokasi kejadian untuk mengamankan situasi yang terus memanas.

Kepada wartawan, Denny Indrayana mengaku kedatangannya bersama tim sukses dalam rangka menggelar sholat subuh berjamaah. “Saya biasa tiap pagi memulai hari dengan menyapa warga. Kali ini kita agendakan shalat subuh berjamaah di mesjid Nurul Iman,” kata dia.

Menanggapi peristiwa perkelahian tersebut, Denny berkilah tidak mengetahui pasti terkait peristiwa yang melibatkan salah satu tim suksesnya dengan warga sekitar. “Saya tidak melihat kejadiannya, jadi mari kita tunggu kepolisian setempat untuk memberikan fakta-fakta,” minta dia.

Video nyaris adu jotos warga antara Salman dengan Jurkani juga beredar luas di media sosial.

Dalam video itu, terlihat Jurkani berusaha membuka paksa masker yang dikenakan oleh Salman.

Aksi membuka paksa masker kemudian mendapat perlawanan dari Salman dengan melayangkan pukulan dan tendangan ke arah Jurkani.

Warga sekitar kemudian mencoba menenangkan kedua belah pihak hingga kemudian personel Polresta Banjarmasin datang mengamankan situasi.

Sementara itu, Wakapolresta Banjarmasin, AKBP Sahbana Atmojo membenarkan pihaknya telah memroses laporan Salman, “Kita sudah terima laporannya dan sedang dalam proses,” jawab dia singkat, Rabu (31/3/2021).

Sebagai informasi, Mahkamah Konstitusi (MK), menganulir pemilihan di 827 tempat pemungutan suara (TPS). Dengan demikian, KPU Kalimantan Selatan telah menjadwalkan Pemungutan Suara Ulang (PSU).

Dua pasangan calon, Sahbirin Noor-Muhidin serta Denny Indrayana dan Difri Derajat berkompetisi untuk merebut 169.635 suara yang sebelumnya dianulir MK saat pembacaan putusan pada Jumat, 19 Maret 2021, di Jakarta.

Penulis: M. Apriani
Editor: Pahala Simanjuntak

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here