Gali Potensi Daerah, Pemkab Kendal Fokus Pemulihan Ekonomi 2022

Kendal, PONTAS.ID – Pemerintah Kabupaten Kendal menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Kendal Tahun 2022. Kegiatan itu berlangsung di Pendopo Tumenggung Bahurekso, Kendal, Jawa Tengah hari Selasa (30/03/2021).

“Kegiatan ini membahas rancangan RKPD dengan mendasarkan prioritas usulan dan hasil pelaksanaan Musrenbang Tingkat Kecamatan serta hasil Reses DPRD, dan mendapatkan masukan dalam rangka penyempurnaan Rancangan RKPD Kabupaten Kendal Tahun 2022,” ujar Plt Kepala Baperlitbang Kendal, Abdul Wahab

Menurutnya, Kegiatan ini akan dilaksanakan selama dua hari, tanggal 30 dan tanggal 31 Maret 2021, dengan tujuan terwujudnya proses penataan dan perencanaan kabupaten Kendal yang terbuka di masyarakat.

“Kita ingin mewujudkan suatu proses perencanaan yang transparan dalam membahas program prioritas, permasalahan bangunan, pagu indikatif dan pendanaan berdasarkan tugas, fungsi serta kewenangan perangkat daerah,” tutupnya

Pada kesempatan yang sama, Bupati Kendal Dico Ganinduto dalam sambutan pengarahannya menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi dunia mengalami pelambatan pada tahun 2020 lalu.

“Hal ini berdampak pada pelambatan pertumbuhan ekonomi di tingkat global, nasional, regional provinsi yang secara langsung juga berdapak pada pelambatan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Kendal,” jelas Bupati

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kendal pada tahun 2020 melambat -1,53%. Dengan pelambatan pertumbuhan ekonomi, tingkat kemiskinan dan tingkat pengangguran terbuka Kabupaten Kendal pada tahun 2020 meningkat masing-masing sebesar7,56%

“Namun berbanding terbalik dengan Indeks Pembangunan Manusia Kabupaten Kendal meningkat menjadi 72,29 pada tahun 2020. Peningkatan Indeks Pembangunan Manusia ini sejalan dengan peningkatan Angka Harapan Hidup menjadi 74,43, dan peningkatan PDRB menjadi 42.581,36 miliar pada tahun 2020,” imbuhnya

Lebih lanjut, bupati mengakui bahwa pandemi Covid-19 yang terjadi dalam setahun ini telah mengubah pola kehidupan sosial bermasyarakat. Pandemi memaksa semua individu untuk mematuhi protokol kesehatan dimanapun berada, pembatasan berkumpul dan berpergian. Hal ini sangat berdampak besar pada roda perekonomian Kabupaten Kendal.

“Sebab itu, pada tahun 2022 nanti, Kabupaten Kendal akan mengusung tema pemulihan ekonomi berbasis pengembangan potensi unggulan daerah dan Sumberdaya Alam. Kabupaten Kendal juga mempunyai banyak sekali potensi-potensi yang dapat dikembangkan diantaranya sektor industri, sektor jasa dan sektor pertanian,” ungkapnya

Tak hanya itu, transformasi dari Kawasan Industri Kendal (KIK) menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) juga menjadi pendorong masuknya investor-investor ke Kabupaten Kendal. Selain itu, di sektor pertanian, Kabupaten Kendal mempunyai luas tanah sawah sebesar 24.087,6 Hektar atau sebesar 24,03?ri luas wilayah Kabupaten Kendal. Produksi padi meningkat menjadi 245.172 ton, sejalan dengan produksi jagung yang meningkat menjadi 266.122 ton pada tahun 2020 lalu.

“Hal ini dapat terus ditingkatkan, agar dapat memenuhi kebutuhan bahan makanan dalam Kabupaten Kendal, dan dapat menjadi penyuplai beras dan jagung ke luar daerah,” tutupnya

Terlihat hadir dalam acara Bupati Kendal Dico Ganinduto B, Sc. Wakil Bupati Kendal H Windu Suko Basuki S, H, Sekda Kendal Moh Toha, S,T, M, Si, Ketua DPRD Kendal Muhammad Makmun, Forkopimda dan diikuti Kepala OPD Perwakilan Bappeda Kendal/Kota Semarang dan Batang, Tim Penyusun RKPD Tahun 2022 Tokoh Masyarakat, LSM, perwakilan Forum Anak perempuan dan perwakilan Kelompok Difabel.

 

Penulis : Prawoto

Editor: Rahmat Mauliady

Previous articleDua Tangki di Area Kilang Balongan Berhasil Dipadamkan
Next articleTim Gugus Covid-19 Duri Pulo Undang Lansia Jalani Vaksinasi