Polres Tanbu Amankan DPO Pelaku Penambangan Ilegal

Tanah Bumbu, PONTAS.ID – Sejak ditetapkannya sebagai DPO pada bulan Januari 2021, MW akhirnya berhasil diamankan oleh Satuan Reskrim Polres Tanah Bumbu (Tanah Bumbu), Kalimantan Selatan.

MW yang akhirnya berhasil diamankan oleh pihak polres Tanah Bumbu dengan kasus dugaan tindak pidana penambangan tanpa izin diwilayah Kecamatan Jombang kecamatan Satui kabupaten Tanah Bumbu yang berada diwilayah konsesi milik PT Arutmin Indonesia Site Satui.

Kasat Reskrim Polres Tanah Bumbu, Iptu Wahyudi menuturkan, penangkapan MW yang sempat menjadi DPO sejak 4 Januari 2021 ldan berhasil diamankan pada 2 Maret 2021 oleh aparat reskrim polres tanah bumbu.

“Pada tanggal 5 Januari 2021 sekitar Jam 11.30 WITA di Pit Jombang Desa Satui Barat Kec. Satui Kab. Tanah Bumbu pada saat Karyawan PT Arutmin Indonesia (PT.AI) site Satui bersama dengan Anggota Kepolisian PAM OBVIT Polda Kalsel melaksanakan patroli di lokasi tersebut dan menemukan 2 unit alat berat jenis excavator merk Kobelco warna hijau yang sedang parkir di lokasi tersebut,” katanya, Rabu (3/3/2021).

Beberapa unit alat berat tersebut diduga telah digunakan untuk kegiatan penambangan batu bara tanpa izin di lokasi tersebut, sehingga atas temuan tersebut para saksi dan barang bukti diamankan ke Polsek Angsana Guna Proses Lebih Lanjut.ā€¯Jelasnya.

Setelah melakukan penyelidikan siapa pemilik tambang tanpa ijin tersebut akhirnya MW ditetapkan Sebagai DPO. Dan akhirnya pada tanggal 2 Maret 2021 sekitar jam 22.00 WITA di Perumahan Bunyamin Permai 1 RAY 4 Nomor 187 Desa Pemurus Luar Kecamatan Kertak Hanyar Kabupaten Banjar Propinsi Kalimantan Selatan akhirnya pelaku MW ditangkap.

“Pelaku akan kami sangkakan dengan pasal 158 UU RI No 3 Tahun 2020 tentang perubahan atas UU RI No 4 Tahun 2009 Tentang Pertambangan Mineral Dan Batubara Jo Pasal 55, 56 KUHP dengan ancaman hukuman pidana penjara selama 5 tahun dan Denda Rp. 100 miliar,” tegasnya.

Penulis: Zainal Hakim

Editor: Luki Herdian

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here