Rawan Covid-19, Kelurahan Utan Kayu Selatan Abaikan Instruksi Anies

Jakarta, PONTAS.ID – Kantor Kelurahan Utan Kayu Selatan, Kecamatan Matraman, Jakarta Timur abaikan protokol kesehatan. Salah satunya terkait penerapan 3M (Memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak).

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memutuskan memperketat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) hingga 25 Januari 2021 dengan menerbitkan Keputusan Gubernur Nomor 19/2021 dan Peraturan Gubernur Nomor 3/2021.

Keputusan itu diambil karena peningkatan kasus harian baru Covid-19 di Jakarta yang meningkat dan dinilai cenderung mengkhawatirkan dalam beberapa waktu terakhir. “Saat ini, kita sedang berada di titik kasus aktif tertinggi selama ini yaitu di kisaran angka 17.383,” kata Anies Sabtu pekan lalu.

Pantauan PONTAS.id, di Kelurahan Utan Kayu Selatan pada Selasa (12/1/2021), warga yang mengantre saat berada terlihat berkerumun tanpa ada upaya baik dari petugas keamanan maupun pegawai kelurahan untuk mengingatkan penerapan 3M.

Bahkan di antara warga yang berkerumun saat mengantre di depan kantor kelurahan tidak semuanya memakai masker sehingga meningkatkan risiko penularan virus Corona.

Keadaan ini diperparah dengan tidak adanya petugas yang mengecek suhu tubuh bagi pegawai maupun pengunjung yang memasuki kawasan kantor kelurahan.

“Petugasnya, baru meninggal dunia, belum ada penggantinya,” kata salah seorang staf kelurahan Utan Kayu Selatan, menjawab PONTAS.id.

Dia juga mengatakan, kantor kelurahan Utan Kayu Selatan selama ini menerapkan Protokol Kesehatan, “Protokol kesehatan jalan kok, hanya memang warga terlalu banyak dan hanya saya sendiri yang melayani,” katanya.

Hingga berita ini dipublikasikan, Lurah Utan Kayu Selatan belum memberikan tanggapan, “Besok kembali lagi aja sore jam jam segini. Yang sudah-sudah pak Lurah kalau ditinggali kartu nama dan nomor telepon enggak akan merespon,” kata pegawai kelurahan itu mengakhiri.

Penulis: M. Abdi Nurroin /Rahmat Mauliady
Editor: Pahala Simanjuntak

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here