Jakarta, PONTAS.ID – Menteri ESDM, Arifin Tasrif, telah memberikan persetujuan insentif untuk Blok Mahakam untuk meningkatkan keekonomian lapangan.
Kata Arifin, insentif ini telah disetujui oleh Kementerian ESDM sembari menanti penyelarasan dengan Kementerian terkait yakni Kementerian Keuangan.
“Dari Kementerian ESDM, kita sudah lakukan approval (insentif). Masalahnya ada hal-hal terkait kementerian lain,” tutur Arifin, dalam keterangannya dikutip Jumat (8/1/2021).
Dengan pemberian insentif ini, produksi Blok Mahakam dan bagian Pemerintah diharapkan meningkat.
Sebagaimana diketahui, PT Pertamina mengajukan insentif berupa tambahan split di Blok Mahakam dan Sanga-Sanga.
Kontrak Kerja Sama WK Mahakam ditandatangani tanggal 6 Oktober 1966, berakhir tanggal 31 Desember 2017 dan selanjutnya pengelolaannya diserahkan ke Pertamina untuk 20 tahun ke depan.
Blok Mahakam mengalami penurunan produksi beberapa tahun belakang karena beberapa hal antara lain, karakteristik reservoir berupa lensa-lensa sehingga dibutuhkan banyak sumur-sumur baru. Tahun 2019 Pertamina Hulu Mahakam telah melakukan 121 pemboran sumur baru tetapi hasilnya akan dirasakan 1-2 tahun ke depan.
Penulis: Riana
Editor: Pahala Simanjuntak




























