Jakarta, PONTAS.ID – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Wishnutama Kusubandio, mengatakan, pergerakan masyarakat di masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) mendatang diprediksi tetap meningkat. Baik untuk liburan ataupun arus mudik dan juga arus balik.
“Walaupun hal tersebut berdampak baik terhadap sektor pariwisata dan multiplier effect-nya, tetapi saya mengingatkan masyarakat dan pelaku usaha wisata harus betul-betul disiplin menerapkan protokol kesehatan dengan rasa kepedulian dan tanggung jawab yang tinggi,” kata Wishnutama, dalam siaran persnya, Rabu (16/12/2020).
AP I sebelumnya memproyeksikan trafik penumpang di libur Natal dan Tahun Baru sebanyak 2,3 juta – 2,5 juta orang. Sedangkan, AP II memproyeksikan pergerakan penumpang di 19 bandara yang dikelola sebanyak 1,77 juta. Untuk Bali, diperkirakan jumlah penumpang akan mencapai 177 ribu orang di periode 18 Desember 2020 hingga 10 Januari 2021.
Untuk itu, Menparekraf sekali lagi menekankan penerapan protokol kesehatan menjadi hal penting untuk diperhatikan industri dan masyarakat.
Wishnutama bilang, proyeksi peningkatan jumlah ini harus membuat para pelaku di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif maupun wisatawan melaksanakan protokol kesehatan dengan penuh kedisiplinan dan kepedulian. Rasa kepedulian terhadap diri kita sendiri, keluarga, sahabat, teman-teman, dan yang paling penting terhadap sektor pariwisata.
Terlebih, data terbaru menunjukkan tren positivity rate Covid-19 skala nasional kembali mengalami peningkatan.
“Kami tidak ingin liburan ini justru meningkatkan jumlah Covid-19,” pungkas Wishnutama.
Penulis: Riana
Editor: Rahmat Mauliady




























