TNI Perketat Protkes terhadap Pekerja Migran Indonesia di Perbatasan

Bengkayang, PONTAS.ID – Pengawasan terhadap para Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang akan kembali ke kampung halamannya melalui Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Jagoi, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat/Kalbar, terus dilakukan oleh TNI dari Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas, Rabu (25/11/2020).

Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi dan mencegah terjadinya penyebaran virus Covid-19.

Pengawasan dilakukan Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas, Pos Kout Jagoi Babang bersama dengan Karantina Kesehatan Jagoi Babang, Imigrasi Jagoi Babang, Bea Cukai Jagoi Babang dan Babinsa Ramil 1202-09/Jgb. Pengawasan dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan (Protkes) yang ketat kepada para PMI.

Dansatgas Pamtas Yonif 642/Kapuas, Letkol Inf Alim Mustofa, mengatakan, sesuai dengan kebijakan pemerintah, setiap orang yang masuk ke Indonesia wajib mengikuti prosedur kekarantinaan kesehatan dan pemeriksaan kesehatan tambahan yang berlaku di Indonesia.

“Sejak dari kedatangan PMI tersebut kita sudah terapkan protokol kesehatan, mulai dari pengecekan suhu tubuh, mencuci tangan dan penyemprotan disinfektan kepada orang berikut barang bawaan,” ujarnya.

Selanjutnya, terhadap para PMI dilakukan pemeriksaan kesehatan oleh Karantina Kesehatan Wilker Jagoi Babang, kemudian para PMI di-screning melalui rapid test.

“Untuk hari ini, ada dua PMI yang masuk ke wilayah Indonesia melalui Jagoi Babang dinyatakan aman dan bisa melanjutkan perjalanan sesuai dengan tujuan daerah masing-masing,” sambung Dansatgas.

“Dari hasil rapid test seluruhnya dinyatakan non-reaktif. Namun, tetap kita imbau untuk melakukan karantina mandiri di rumah masing-masing selama 14 hari, menerapkan physical distancing, memakai masker, dan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat,” ungkap Letkol Inf Alim Mustofa.

Penulis: Abriyanto Mohammad

Editor: Riana

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here