Jakarta, PONTAS.ID – Pejabat Karantina Pertanian Kendari Wilker Bandara Haluoleo kembali melakukan pemeriksaan terhadap bibit anggrek sebanyak 13 batang tujuan Jakarta. Kegiatan ini dilakukan untuk menjamin dan memastikan bibit tersebut bebas dari organisme pengganggu tumbuhan karantina (OPTK).
“Bersama kita menjaga negeri dari ancaman OPTK dengan selalu melaporkan komoditas pertanian yang akan dilalulintaskan ke pejabat karantina pertanian yang bertugas di pintu pemasukan dan pengeluaran di seluruh wilayah Indonesia,” ujarnya dalam keterangan resminya yang diterima PONTAS.id, Jumat (4/12/2020).
Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap bibit anggrek dan memastikan komoditas tersebut bebas dari OPTK, selanjutnya Pejabat Karantina Wilker Bandara Haluoleo Kendari menerbitkan KT-12, sertifikat kesehatan tumbuhan antar area sebagai jaminan kesehatan bibit aggrek tersebut.
Sebagai informasi, Masa pandemi Covid-19 membuat sebagian besar masyarakat lebih banyak melakukan kegiatan di sekitar rumah mereka masing-masing. Hal ini membuat minat masyarakat akan tanaman hias meningkat pesat.
Bagi pecinta tanaman, tanaman hias dipercaya dapat menghilangkan kejenuhan. Maka tak heran jika lalu lintas komoditas pertanian yang satu ini pun mengalami peningkatan di pintu pemasukan dan pengeluaran di wilayah Sulawesi Tenggara.
Penulis: Rahmat Mauliady
Editor: Pahala Simanjuntak




























