Mahakam Ulu, PONTAS.ID – PT Pertamina (Persero) menghadirkan bahan bakar Minyak (BBM) satu harga dengan mendirikan SPBU di daerah 3T (terdepan, terpencil dan terluar), yakni di Desa Long Pahangai, Kabupaten Mahakam Ulu, Kalimantan.
Dengan adanya SPBU bernomor 66.757.00 ini, menambah jumlah titik BBM satu harga di seluruh Kalimantan menjadi 39 titik. SPBU ini merupakan satu-satunya titik target yang ditugaskan kepada Pertamina untuk wilayah Kalimantan Timur pada 2020.
“Sebagai BUMN yang bergerak di bidang energi, tentunya kami dukung penuh program pemerintah, apalagi dalam mewujudkan kemandirian energi dan penyamarataan harga BBM ke pelosok negeri,” ujar Pjs Sales Area Kaltimut Pertamina MOR VI Kalimantan, Muhammad Rizal, dalam keterangan resmi, Senin (30/11/2020).
Adanya penambahan SPBU Kompak di 3T ini, sambung Rizal, sangat membantu perekonomian masyarakat yang dominan bermata pencaharian sebagai penambang emas, petani, dan buruh kayu.
“Masyarakat tidak lagi merogoh kocek sebanyak Rp 15 ribu per liter untuk solar dan premium. Sekarang, masyarakat dapat menikmati harga premium dan solar dengan harga yang sama, yaitu premium Rp 6.450 per liter dan solar Rp 5.150 per liter,” paparnya.
Rizal bilang, untuk mendistribusikan BBM ke daerah tersebut tidaklah mudah karena harus diangkut dengan moda transportasi yang kompleks. Perjalanan menggunakan kapal ditempuh untuk mengangkut BBM dari titik suplai terminal BBM Samarinda.
“BBM diangkut menggunakan Kapal SPOB kapasitas 100 KL dari Jetty Terminal BBM Samarinda menuju Kecamatan Long Bagun, Kabupaten Mahakam Ulu dengan estimasi perjalanan selama empat hari tiga malam dengan kondisi air sungai yang normal. Setelah sampai di Kecamatan Long Bagun, BBM dibawa kembali menggunakan long boat dengan maksimal membawa 30 drum,” terangnya.
Adapun, estimasi perjalanan yang ditempuh untuk mencapai Lokasi di Kecamatan Long Pahangai memakan waktu kurang lebih enam hingga tujuh jam jika kondisi air sungai normal. Namun, hal ini tidak menjadi alasan bagi Pertamina untuk terus mendistribusikan BBM ke lokasi.
“Pastinya bukan pekerjaan mudah yang dilakukan oleh Pertamina untuk mendukung nawacita pemerintah yaitu pemerataan energi. Diharapkan Pertamina terus menjamin pasokan dan ketersediaan BBM ke dalam wilayah Kabupaten Mahakam Ulu dan koordinasi kita terus terjalin baik,” tutur Asisten Bidang Sosial Ekonomi Pembangunan Pemkab Mahakam Ulu, E. Tek Hen Yohanes.
Penulis: Riana
Editor: Rahmat Mauliady

























