Jakarta, PONTAS.ID – Pengelola Pasar Sunter Podomoro kecamatan Tanjung Priok Jakarta Utara terkesan tak Serius melaksanakan kebijakan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Ibu Kota.
Pantauan PONTAS.id di pasar Sunter Podomoro pada Rabu (18/11/2020), tidak terlihat petugas yang melakukan pengecekan suhu tubuh. Sehingga, pengunjung maupun pedagang yang terpapar Covid-19 bebas masuk tanpa terdeteksi.
Parahnya lagi, sabun untuk cuci tangan dan cairan pembersih tangan (hand sanitizer) tidak disediakan padahal itu salah satu unsur penting mencegah tertularnya virus Corona.
Di lokasi yang sama juga terlihat pedagang dan pengunjung tidak tertib memakai masker serta tidak menjaga jarak.
Ketika dikonfirmasi PONTAS.id terkait hal ini, Kepala Pasar Sunter Podomoro, Bekilah sudah melaksanakan penerapan protokol kesehatan dengan benar.
“Alat ukur suhu tubuh sudah tersedia , kemungkinan petugas sedang beristirahat atau sedang memanggil pedagang,” ujarnya
Dikatakannya, pihaknya sudah menghimbau semua pengunjung dan pedagang untuk memakai masker, bahkan pihak petugas sudah berjaga untuk melakukan pengecekan suhu tubuh sebelum memasuki areal pasar Sunter Podomoro tersebut.
“Untuk sabun yang tidak tersedia, kebetulan memang ada keterlambatan biasanya kita pantau lima menit sekali,” ujarnya
Sementara itu, ditambahkannya, untuk yang masih berkerumunan dan tidak memakai masker lantaran jumlah petugas yang terbatas.
“Kalau dulu kan ada TNI dan Polri yang membantu namun saat ini hanya sesekali datang nya, jadi yang berjaga hanya petugas pasar” pungkasnya
Penulis: Ahmad Rahmansyah / Suwarto
Editor: Rahmat Mauliady



























