Jakarta PONTAS.ID – Kementerian BUMN menyatakan Indonesia Financial Group ( IFG) merupakan holding BUMN asuransi, memegang peraan penting dalam industri keuangan Indonesia.
“Indonesia Financial Group diharapkan mampu menaikkan pertumbuhan industri keuangan dan selalu mengedepankan semangat amanah, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif atau kami sebut dengan AKHLAK,” kata Menteri BUMN Erick Thohir dalam keterangan pers, Rabu (4/11/2020).
Sementara itu, Direktur Utama IFG, Robertus BiIlitea mengatakan, IFG hadir untuk membawa perubahan di bidang keuangan khususnya asuransi, investasi, dan penjaminan yang akuntabel, prudent, dan transparan dengan tata kelola perusahaan yang penuh integritas, dan manajemen risiko, compliance, serta risk culture yang baik.
“Kami juga bertekad untuk memperkuat daya saing di sektor asuransi dan penjaminan, serta memperkuat fungsi investasi dalam ekosistem asuransi nasional,” jelasnya.
IFG memiliki 9 entitas anak perusahaan yang fokus pada produk keuangan dan pasar modal, asuransi umum dan penjaminan, serta asuransi jiwa dan kesehatan, yang terdiri dari, PT Jasa Raharja, PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo).
Kemudian PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo), PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo), PT Graha Niaga Tata Utama, PT Bahana TCW Investment Management, PT Bahana Sekuritas, PT Bahana Artha Ventura, dan PT Bahana Kapital Investa.
Penulis: Luki Herdian
Editor: Riana




























