Jakarta, PONTAS.ID – Taiwan External Trade Development Council (TAITRA) menyelenggarakan seminar industri kesehatan secara online pada Senin (12/10/2020).
Disiarkan secara online dari Taipei International Convention Center, seminar tersebut bertujuan untuk menarik calon mitra dari Indonesia.
Ada sembilan Rumah Sakitdan perusahaan terkemuka yang berpartisipasi dalam acara ini, termasuk National Taiwan University Hospital, Shin Kong Wu Ho-Su Memorial Hospital, Taipei Medical University, Taipei Medical University Hospital, Changhua Christian Medical Foundation Changhua Christian Hospital, Buddhist Dalin Tzu Chi Hospital, National Cheng Kung University Hospital, dan perusahaan peralatan medis seperti CHC Healthcare Group danOcton Inc.
Director of Taiwan Trade Center Jakarta, Tony Lin mengatakan, TAITRA telah menyelenggarakan serangkaian aktivitas online untuk mempromosikan industri kesehatan Taiwan.
“Indonesia adalah salah satu negara tujuan dari New South Bound Policy,” ujar Tony Lin dalam keterangan persnya.
Untuk diketahui, menurut bebera paperingkat indeks industri kesehatan, Taiwan memiliki salah satu sistem kesehatan terbaik di dunia.Tahun lalu, 400.000 orang melakukan perjalanan dari Asia Tenggara ke Taiwan mencari layanan medis mutakhir, mulai dari konsultasi medis, operasi bibir sumbing (craniofacial surgery), pengobatan penyakit kardiovaskular, perawatan leukoplakia, pengobatantulangbelakang (spinal) cek kesehatan mutakhir hingga pengobatan radioterapi all-in-one.
Setiap rumah sakit juga dilengkapi dengan teknologi yang setara dengan rumah sakit seperti Mayo Clinic. Baru-baruini, TAITRA juga meluncurkan Paviliun Global Anti-COVID 19 Taiwan secara online https://www.anti-covid-19.tw, dengan semangat “We’re in this fight together”.
Melalui situs web ini, Taitra membagikan pengalaman dan keahlian Taiwan dalam pencegahan dan penanganan epidemi Covid-19 dengan produk unggulan dan tawaran solusi serta teknologi yang sangat baik untuk kebutuhan para profesional maupun masyarakat umum di seluruh dunia.
Penulis: Luki Herdian
Editor: Hendrik JS




























