Jakarta, PONTAS.ID – Pandemi virus Covid-19 menjangkit separuh negara ada di dunia hingga kini masih menjadi problem bersama. Pasalnya, sampai saat ini belum ada satupun negara mampu membuat alat untuk produk biomedis yang berkaitan dengan perawatan kesehatan dan pencegahan epidemi.
Taiwan External Trade Development Council (TAITRA) sebagai salah satu perusahaan di kawasan Taiwan yang bergerak dibidang manufaktur coba berinovasi dengan membuat alat-alat pencegahan terhadap Covid-19 dengan membuat alat pelindung diri seperti masker dan lain-lainnya.
“Sebagai pulau yang relatif kecil, Taiwan telah menjadi pakem yang diikuti dunia. Selain memiliki fondasi kuat di bidang manufaktur, kemampuan untuk memproduksi masker dan pakaian pelindung dengan cepat untuk pencegahan epidemi telah memberikan dukungan terbaik bagi sistem medis canggih milik Taiwan,” kata salah satu sumber TAITRA dalam keterangan pers, Selasa (7/4/2020).
Taiwan menurut TAITRA, mulai mengembangkan layanan kesehatan pintar sejak dini, menggunakan jaringan canggih dan teknologi komunikasi untuk mengumpulkan informasi layanan kesehatan. Taiwan berada di depan dalam menyadari betapa pentingnya digitalisasi urusan medis rumah sakit, dan bahkan pertukaran informasi antara lembaga medis yang berbeda.
Sementara beberapa negara dalam krisis menghadapi kemungkinan jatuhnya sistem medis karena wabah, analitik data melindungi institusi medis Taiwan dengan memungkinkan mereka untuk menggunakan tenaga dan sumber daya secara lebih efisien.
“Sistem Asuransi Kesehatan Nasional di Taiwan menyajikan database komprehensif mengenai kesehatan nasional dan, selama epidemi, sistem ini dapat dengan cepat menghubungkan data masuk dan keluar pribadi untuk menargetkan jalur infeksi dan mencegah penyebaran,” ujarnya.
TAITRA telah menyaksikan perkembangan dan evolusi perawatan kesehatan pintar. Banyak pemenang terkemuka muncul dalam kategori ini pada tahun 2020, termasuk “AMOR Physical and Mental Health Management Platform” milik Leadtek Research, yang menggunakan perangkat pintar yang dapat dipakai untuk telemedicine dalam memantau pasien dengan penyakit kardiovaskular.
Contoh-contoh lainnya termasuk solusi keperawatan mobile pintar IEI secara kreatif menggunakan fungsi remote control Intel AMT untuk manajemen pusat informasi keperawatan mobile rumah sakit; sementara evaluasi kesehatan dan sistem peningkatan latihan dari Netown Corporation menggunakan sistem AI untuk analisis data fisik yang cerdas sehingga dokter dapat memberikan diagnosis yang lebih akurat.
Terakhir, namun tidak kalah pentingnya, “Rightest Precision Healthcare Ecosystem” milik Bionime Corporation memungkinkan pengguna untuk mengumpulkan dan menganalisis semua data kesehatan elektronik mereka melalui mekanisme pengkodean otomatis, dan mengubahnya menjadi bagan pribadi untuk perencanaan manajemen kesehatan. Aplikasi inovatif TIK di bidang perawatan kesehatan dengan bangga diakui dan dihargai oleh Taiwan Excellence.
Arah baru yang mendesak untuk industri kesehatan dunia telah muncul karena pandemi global saat ini. Selain materi-materi pencegahan epidemi, perawatan kesehatan pintar, dan teknologi jarak jauh yang mengurangi kebutuhan untuk kontak fisik dengan pasien, AI dan aplikasi big data, yang fokus pada pengumpulan dan analisis informasi, dijamin menjadi semakin vital di masa depan.
Menurut sumber TAITRA, Medical Taiwan 2020 yang diselenggarakan oleh pihaknya akan menunjukkan pencapaian Taiwan dalam peralatan biomedis, sekaligus kontribusi Taiwan bagi masa depan yang lebih baik, lebih cerah dan lebih sehat untuk semua.
Apalagi, lebih dari 170 perangkat medis, produk perawatan kesehatan, perawatan senior dan solusi perawatan kesehatan pintar akan dipamerkan untuk menunjukkan era baru pemulihan pasca-epidemi di industri medis Taiwan.
“Pada saat pencegahan epidemi masa depan adalah prioritas terbesar secara global, Taiwan Excellence akan menunjukkan kekuatan besar industri perawatan kesehatan Taiwan, dan memungkinkan lembaga medis Taiwan dan pemasok peralatan kesehatan untuk berbagi pengalaman sukses Taiwan dengan dunia,” tutupnya.
Sebagai informasi, Taiwan Excellence akan mengundang perwakilan lembaga medis dan media dari AS, Jerman, Jepang, Singapura, Filipina, Indonesia, dan Malaysia untuk mengunjungi Taiwan dalam rangka pameran tersebut.
Penulis: Luki Herdian
Editor: Riana




























