Jakarta, PONTAS.ID – Kementerian Pertanian (Kementan ) RI meluncurkan inovasi antivirus berbasis eucalyptus. Produk tersebut merupakan hasil uji lab para peneliti pertanian yang dinilai mampu menangkal penyebaran virus Corona (Covid-19).
Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, mengatakan pengujian eucalyptus telah berhasil diuji terhadap virus influenza, virus Beta, dan gamma corona dengan kemampuan membunuh virus sebesar 80-100 persen.
“Bahkan Balitbangtan membuat beberapa prototipe eucalyptus dengan nano teknologi dalam bentuk inhaler, roll on, salep, balsem, dan difuser. Kami akan terus kembangkan dengan target utamanya korban terpapar virus Covid 19,” kata Syahrul, dalam keterangannya, Sabtu (9/5/2020).
Saat ini terdapat 700 jenis eucalyptus di dunia dengan kandungan bahan aktif yang beragam. Namun, bahan aktif utamanya terdapat pada cineol-1,8 yang memiliki manfaat sebagai antimikroba dan antivirus.
“Insyaallah ini akan berhasil. Oleh karena itu tidak ada alasan untuk takut terhadap virus ini, tetapi kita juga harus terus waspada. Saya berharap, inovasi ini bisa cepat dibagikan kepada masyarakat luas,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Balitbang, Fajry Jufri, menjelaskan bahwa penelitian ini sebenarnya adalah hasil identifikasi melalui beberapa tanaman herbal dari jamu-jamuan seperti temulawak, jahe, jambu biji, dan minyak atsiri.
Kemudian, setelah dilakukan uji efektivitas bahan aktif yang terkandung di dalamnya, maka langkah selanjutnya adalah membawa hasil penelitian ke laboratorium. Baru setelahnya inovasi ini bisa dikatakan sebagai produk kekebalan tubuh dan tahan terhadap paparan virus.
“Kami sudah mencobanya kepada yang terpapar virus Covid-19 dan hasilnya sangat baik. Namun untuk itu kita masih harus menunggu dari pihak terkait untuk dapat didistribusikan,” tutur Fajry Jufri.
Di samping itu, manfaat dari eukaliptus adalah melegakan saluran pernapasan, kemudian menghilangkan lendir, pengusir serangga, disinfektan luka, penghilang nyeri, mengurangi mual, dan mencegah penyakit mulut.
“Dalam waktu dekat kita akan kembangkan secara luas sesuai arahan dan Presiden dan Menteri Pertanian,” pungkasnya.
Penulis: Riana
Editor: Idul HM




























