Pasuruan, PONTAS.ID – Bangunan Pasar Desa di dusun Legupit, desa Karangrejo, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan yang sudah selesai tahun 2019 lalu hingga kini belum di tempati akibat pandemi Covid-19.
“Bangunan yang terdiri dari 15 ruko ini belum bisa ditempati karena pandemi yang berkepanjangan. Jadi, warga Karangrejo belum bisa berjualan di sekitaran pasar desa tersebut karena keadaan sepi takut tidak laku,” ungkap Perangkat Desa Karangrejo Markianto saat ditemui PONTAS.id dilokasi, Sabtu (28/8/2021).
Menurutnya, pasar desa ini memakan anggaran Dana Desa mencapai Rp. 247.500.000, inipun dikerjakan oleh TPK desa Karangrejo sendiri (Swakelola).
“Mudah-mudahan setelah pandemi selesai warga Karangrejo bisa berjualan di pasar desa,” jelas Markianto.
Kata dia, karena adanya pasar ini guna mempermudah warga setempat berbelanja agar tidak jauh dan bisa menambah inkam pendapatan desa sendiri.
“Maka dari itu desa Karangrejo memberikan kemudahan warga setempat untuk berdagang di pasar desa tersebut,” ujarnya.
Sebagai informasi, pada tahun 2021 ini juga menyediakan pemasangan Pavingisasi dengan Dana Desa sebesar Rp. 48.378.000 yang berlokasi di Pasar desa. Saat ini masih dikerjakan oleh TPK desa Karangrejo sendiri.
Penulis: Abdullah
Editor: Ahmad Rahmansyah.




























