Asahan, PONTAS.ID – Hingga Jumat (3/4/2020) warga Kabupaten Asahan yang positif terkena virus Corona ataupun yang berstatus PDP (pasien dalam pengawasan) tercatat nihil. Dan jumlah warga Asahan yang berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP) terdapat 100 orang.
Hal ini disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika yang juga Humas Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Asahan, Rahmat Hidayat Siregar.
“Dari jumlah tersebut ada penambahan sebanyak 17 orang dibanding jumlah ODP dua hari lalu. 100 orang yang berstatus ODP tersebut terdiri atas 39 wanita dan 67 pria, dan tersebar di beberapa Kecamatan,” kata Rahmat.
Dijelaskan Rahmat, pendataan ODP tersebut dilakukan oleh Tim Surveilans Puskesmas disetiap Kecamatan dan berada dalam pengawasan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Asahan.
Untuk pencegahan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Asahan lanjut Rahmat, Pemerintah Kabupaten Asahan terus melakukan himbauan kepada masyarakat untuk mematuhi anjuran-anjuran yang disampaikan Pemerintah, di antaranya tidak memperbanyak aktivitas diluar rumah dan menerapkan pola hidup sehat.
“Seluruh himbauan yang disampaikan kepada masyarakat bertujuan untuk mengantisipasi dan mencegah penyebaran Covid-19, dan diharapkan masyarakat agar memeriksakan kesehatannya ke Puskesmas bila ada gejala demam dan batuk hingga sakit tenggorokan,” ujarnya.
Istilah Covid-19
Sebagai informasi, seseorang dikatakan ODP apabila ia sempat bepergian ke negara lain yang merupakan pusat penyebaran virus Corona maupun pernah berkontak langsung dengan pasien yang positif Corona serta belum menunjukkan gejala sakit.
Kemudian, orang yang masuk PDP adalah orang yang telah menunjukkan gejala sakit seperti demam, batuk, pilek dan sesak napas dan sedang menjalani perawatan namun belum didapatkan hasil laboratorium.
Kemudian Positif adalah orang yang Positif Covid-19, dan sudah terkonfirmasi dengan pemeriksaan klinis dan laboratorium secara mikroskopis (pemeriksaan dengan mikroskop).
Penulis: Bayu Kurnia Jaya
Editor: Pahala Simanjuntak




























