Medan, PONTAS.ID – Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan, Akhyar Nasution kembali meninjau RSU Sari Mutiara. Ini merupakan ketiga kalinya Akhyar meninjau rumah sakit pasca ditunjuk dan ditetapkan Gubsu Edy Rahmayadi sebagai tempat screening awal penanganan corona virus disease 2019 (Covid-19) untuk warga Sumut termasuk Kota Medan.
“Terdapat 73 rumah sakit se-Kota Medan baik milik pemerintah maupun swasta mengaku siap untuk ikut serta sehingga pelayanan bagi masyarakat dapat dilakukan secara prima. Kita pastikan bahwa pemerintah beserta seluruh stakeholder hadir untuk masyarakat,” kata Akhyar.
Akhyar juga mengatakan, Pemkot Medan telah menyiapkan pos anggaran sebesar Rp.100 miliar untuk penanggulangan pencegahan maupun penanggulangan dampak sosial yang diakibatkan wabah Covid-19.
“Kita tentu berharap wabah Covid-19 ini segera berakhir. Kembali kami mengajak semua pihak untuk berperan menciptakan ketenangan di masyarakat dengan edukasi dan sosialisasi. Lewat kerja sama semuanya tanpa terkecuali, kita harus yakin kondisi ini segera berangsung pulih,” harapnya.
Usai meninjau RSU Sari Mutiara, Akhyar beserta rombongan kemudian meninjau RSU GL Tobing di Komplek PTPN II, Tanjung Morawa.
Terhitung hingga saat ini, ada tujuh rumah sakit swasta di Kota Medan yang ikut tergabung dalam tim penanganan Covid-19. Nantinya, tim medis rumah sakit akan bertugas secara bergantian dengan jam tugas masing-masing selama 8 jam.
Selain itu, mobil ambulance juga tetap disiagakan mengantisipasi jika ada pasien yang butuh penanganan lanjutan.
Akhyar tampak didampingi Dandim 0201/BS Kol Inf Roy J Hansen Sinaga, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jhonny Eddizon Isir serta sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Kota Medan,
Penulis: Ayub Badrin
Editor: Pahala Simanjuntak




























