Jakarta, PONTAS.ID – Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Barat tetap melakukan pengangkutan sampah di tengah status Waspada Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Ibu Kota.
“Belum ada perubahan apapun. Petugas masih bekerja seperti biasa mengangkut sampah,” ungkap Kasudin Lingkungan Hidup Jakarta Barat, Selamet Riyadi kepada PONTAS.id di kantornya, Selasa (17/3/2020).
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan telah menerbitkan Intruksi Gubernur No.16/2020 tentang Peningkatan Kewaspadaan Terhadap Resiko Penularan Infeksi Corona.
Terkait tonase sampah di wilayah Jakarta Barat, sejak ramainya masalah Corona, kata Slamet masih tetap sama, berada di kisaran 1.300, hingga 1.400 ton per hari, ” Masyarakat masih beraktivitas seperti biasa,” katanya.
Selain itu, untuk penampungan sampah khusus nya di wilayah padat penduduk seperti Jelambar dan Tambora sistem pengangkutan sampah masih menggunakan gerobak karna belum adanya lahan penampungan sampah. Namun demikian, pihaknya kata Slamet akan melakukan pengecekan kembali terkait masalah lahan penampungan sampah.
“Terkait pencegahan Covid-19, Sesuai arahan dari Bapak Gubernur dan Bapak Wali Kota kami juga menerapkan sistem cuci tangan dengan menggunakan anti septik guna pengurangan resiko Corona.
Karena hal itu salah satu sarana pencegahan yang sangat efektif,” terang mantan Kasudin Lingkungan Hidup Jakarta Utara ini.
Kemudian lanjut Slamet, jika ada pekerja yang mengalami sakit-sakit atau flu, pihaknya langsung memberikan ijin tidak bekerja untuk segera melakukan pengecekan kesehatan.
“Intinya, kami tidak mungkin menghentikan aktivitas petugas lapangan, karena akan terjadi penumpukan sampah. Sebab penanggulangan sampah merupakan salah satu tugas utama kami,” pungkasnya.
Penulis: Deddy Muttaqin/Edi Prayitno
Editor: Idul HM




























